Ketika Sawit Datang, Hutan Adat Mapur kian Menyempit
- account_circle Ochin
- calendar_month Ming, 15 Mar 2026

Karena itu, pengelolaan sumber daya alam seharusnya dilakukan dengan lebih bijak dan seimbang. Pembangunan ekonomi memang penting, tetapi perlindungan terhadap lingkungan dan hutan adat juga tidak boleh diabaikan. Hutan adat seperti yang dimiliki masyarakat Mapur bukan hanya penting bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi keberlanjutan ekosistem di wilayah Bangka Belitung.
Ke depan, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat perlu mencari jalan tengah agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan lingkungan. Perlindungan terhadap hutan adat bisa menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keseimbangan tersebut. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga tetap menjaga alam bagi generasi yang akan datang.
Hutan bukan sekadar ruang kosong yang bisa diganti dengan tanaman monokultur. Di dalamnya terdapat kehidupan, budaya, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ketika hutan hilang, yang hilang bukan hanya pepohonan, tetapi juga bagian penting dari kehidupan masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan alam.(*)
- Penulis: Ochin
