Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Tanah Sawit, Tangis Petani: Kisah Kelam dari 5 Simalungun

Tanah Sawit, Tangis Petani: Kisah Kelam dari 5 Simalungun

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025

OLEH : ANISA WIDYA LUMBANTORUAN

Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Sosiologi UBB

CDN.id, BABEL- “Saya punya surat tanah dari kakek, tapi kata mereka itu bukan apa-apa. Besoknya polisi datang, bilang saya yang salah.”

Kalimat itu meluncur dari bibir Pak Junaidi, petani 58 tahun di Desa Dolok Marlawan, Simalungun. Tahun 2015, traktor perusahaan membuldoser kebun karetnya seluas 3 hektare. Surat tanah yang sudah dipegang tiga generasi keluarganya tak berarti apa-apa di hadapan kekuatan modal dan politik.

Pak Junaidi bukan satu-satunya. Di Simalungun, ratusan keluarga petani mengalami nasib serupa. Mereka kehilangan tanah warisan, terjepit antara kepentingan ekonomi perusahaan besar dan permainan politik lokal yang kotor.

Angka Gemilang, Luka Menganga

Sumatera Utara bangga sebagai produsen kelapa sawit terbesar di Indonesia. Data Dinas Perkebunan Sumut 2024 mencatat luas perkebunan mencapai 1,4 juta hektare dengan produksi 4,2 juta ton per tahun. Nilai ekspor CPO Indonesia 2023 mencapai USD 28,8 miliar.

Di balik angka gemilang itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simalungun mencatat 247 kasus sengketa tanah melibatkan perusahaan perkebunan pada 2023. Sebanyak 68% kasus berkaitan dengan klaim kepemilikan ganda antara masyarakat adat dan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU).

Cara Kerja Pengambilalihan: Sistematis dan Kejam

Pengambilalihan lahan di Simalungun berjalan dengan pola yang terstruktur:

Pertama, pemetaan dan tawaran menarik. Perusahaan menawarkan harga yang tampak menggiurkan, padahal jauh di bawah harga pasar. Di Kecamatan Bandar, tanah ditawarkan Rp 15.000 per meter persegi tahun 2014, sementara harga pasar sebenarnya Rp 45.000.

Kedua, pembelian strategis. Perusahaan membeli lahan tokoh masyarakat atau kepala desa untuk menciptakan efek domino. Pak Sahala, mantan kepala desa di Nagori Dolok Kahean, mengaku menerima “kompensasi tambahan” Rp 200 juta untuk mempengaruhi warga lain menjual tanah.

Ketiga, tekanan sosial dan ekonomi. Petani yang menolak menghadapi isolasi. Akses jalan ditutup, air irigasi diputus, bahkan diancam dipidana dengan tuduhan menggarap lahan ilegal.

Keempat, kriminalisasi. Petani dilaporkan ke polisi dengan pasal pencurian atau perambahan hutan. Data Legal Aid Institute Medan mencatat 83 petani Simalungun dikriminalisasi antara 2018-2023. Mayoritas akhirnya dipaksa melepas tanah untuk menghindari penjara.

Siapa yang Diuntungkan?

Di Simalungun, lima perusahaan besar menguasai 145.000 hektare lahan—setara 47% dari total luas perkebunan sawit di kabupaten ini. Distribusi keuntungan sangat timpang:

• Perusahaan perkebunan dan pabrik: 65%

• Trader dan eksportir: 20%

• Pemerintah (pajak dan retribusi): 10%

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kehadiran Paguyuban Pasundan Memperkaya Keragaman Budaya di Kep. Babel

    Kehadiran Paguyuban Pasundan Memperkaya Keragaman Budaya di Kep. Babel

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.Id, PANGKALPINANG – Paguyuban Pasundan Warga Sunda Bangka Belitung (Babel) menggelar pengukuhan, dan pelantikan pengurus baru untuk periode 2023-2028. Pelantikan berlangsung di Hotel Santika, Pangkalan Baru, Jumat (27/10/2023). Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Babel Suganda Pandapotan Pasaribu, yang turut hadir di acara tersebut memberikan apresiasi. Hadirnya Paguyuban sebagai wadah berkumpulnya masyarakat Sunda di Negeri Serumpun Sebalai […]

  • Hadiri Musprov KORPRI Babel 2024,Mie Go Harap Kepengurusan Baru Mampu Naungi ASN dan Beri Manfaat

    Hadiri Musprov KORPRI Babel 2024,Mie Go Harap Kepengurusan Baru Mampu Naungi ASN dan Beri Manfaat

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go menghadiri kegiatan Musyawarah Provinsi (Musprov) KORPRI Babel 2024, Rabu (9/10/24) bertempat di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel. Kegiatan yang digelar oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Babel Sugito serta dihadiri Pj Sekda Babel […]

  • Walikota Pangkalpinang Kaji Proyek Pembangunan Masjid Agung Kubah Timah

    Walikota Pangkalpinang Kaji Proyek Pembangunan Masjid Agung Kubah Timah

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) bersama ulama dan para tokoh agama serta tokoh organisasi kaji pembangunan Masjid Agung Kubah Timah. Molen mengatakan bahwa kunjungan ini guna membahas tata kelola pembangunan masjid. Diakui Molen dalam menggagas pembangunan masjid tersebut tidak mudah, tidak terlepas dari pro dan kontra yang sampai proses pembangunan yang tengah berjalan. […]

  • Usai Berdialog dengan Peternak Ayam Petelur di Magetan, Ganjar Pranowo Cerita Masa Kecilnya

    Usai Berdialog dengan Peternak Ayam Petelur di Magetan, Ganjar Pranowo Cerita Masa Kecilnya

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, MAGETAN – Ganjar Pranowo Calon Presiden nomor urut 3 bertemu mengajak peternak ayam petelur untuk berdialog Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (19/01/24). Ganjar mendengar keluh kesah yang dialami peternak ayam, salah satunya terkait harga pakan ayam yang naik. “Dan itu cukup berat. Maka rasa-rasanya petani perlu dibantu. Maka teman-teman yang […]

  • Polsek Sungaiselan Berhasil Amankan Empat Pelaku Pencurian TBS, Satu Miliki Senjata Api Rakitan

    Polsek Sungaiselan Berhasil Amankan Empat Pelaku Pencurian TBS, Satu Miliki Senjata Api Rakitan

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, SUNGAISELAN – Empat (4) pelaku pencurian tandan buah segar (TBS) sawit di area PT Sinar Mas berhasil diamankan oleh Polsek Sungaiselan. Salah satu dari mereka diketahui memiliki senjata api rakitan beserta 16 butir amunisi. Kapolres Bangka Tengah AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sungaiselan IPTU Sugiyanto, S.H., menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam […]

  • SETARA Institute Nilai TNI Berpotensi Ganggu Penegakan Hukum Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS

    SETARA Institute Nilai TNI Berpotensi Ganggu Penegakan Hukum Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA— Ketua Dewan Nasional Hendardi dari SETARA Institute menilai langkah TNI dalam mengumumkan penanganan internal terhadap prajurit yang diduga terlibat kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, berpotensi mengganggu proses penegakan hukum yang sedang dilakukan kepolisian. Dalam keterangan tertulis, Kamis, 19 Maret 2026, Hendardi menyebut munculnya perbedaan informasi antara Puspom TNI dan […]

expand_less