Pendidikan Memutus Rantai Kemiskinan
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 6 Apr 2026

OLEH : LIA VERONIKA PURBA
Mahasiswi FISIP Universitas Bangka Belitung
CDN.id, BABEL- Sebagai suatu proses yang banyak menentukan corak dan kualitas kehidupan individu dan masyarakat, pendidikan dianggap sebagai wilayah strategis yang dapat mewujudkan citacita manusia di masa datang sehingga berbagai program dan proses yang ada di dalamnya dapat dirancang, diatur, dan diarahkan sedemikian rupa untuk mendapatkan output yang diinginkan itu.
Inilah alasan mengapa suatu negara sangat peduli dan menyediakan anggaran dalam jumlah besar untuk bidang pendidikan, setelah bertahun-tahun republik ini berdiri pendidikan di Indonesia belum menunjukkan wajah yang menggembirakan. Terpuruknya indeks pembangunan manusia, rendahnya daya membaca warga, lemahnya produktivitas SDM, tingginya produksi pengangguran terdidik, mangkirnya para guru, dosen, dan peneliti dari tugas utamanya hingga bangunan sekolah yang rusak, semua itu merupakan cermin buruknya dunia pendidikan Indonesia yang jika dirunut akan bermuara pada rendahnya mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia.
Menurut saya, persoalan pendidikan di Indonesia bukan hanya terletak pada akses, tetapi juga pada kualitas dan pemerataan. Banyak siswa memang sudah bisa mengenyam pendidikan, namun belum tentu mendapatkan pembelajaran yang benar-benar bermakna dan mampu meningkatkan kompetensi mereka.
Kurikulum yang sering berubah, fasilitas yang belum merata, serta kurangnya budaya literasi menjadi tantangan serius yang harus dibenahi secara menyeluruh. Selain itu, kualitas tenaga pendidik juga memegang peranan penting. Guru dan dosen bukan sekadar pengajar, tetapi juga pembimbing dan teladan. Jika profesionalisme dan dedikasi mereka tidak dijaga, maka sulit bagi pendidikan untuk menghasilkan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus kompetensi para pendidik. Dengan demikian, kritik terhadap kondisi pendidikan ini seharusnya menjadi refleksi bersama, bukan sekadar keluhan. Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa.
Jika kualitas pendidikan mampu diperbaiki secara konsisten dan berkelanjutan, maka harapan untuk melihat wajah pendidikan Indonesia yang lebih cerah bukanlah sesuatu yang mustahil.
Namun sekarang pemerintah berupaya untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan tersebut dengan menggagas dan mengembangkan program Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan yang lebih merata, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, daerah terpencil, serta kelompok yang selama ini belum sepenuhnya mendapatkan layanan pendidikan yang layak, sehingga diharapkan program ini tidak hanya mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah, tetapi juga mendorong pemerataan kualitas pembelajaran, memperkuat pembinaan karakter, serta menyiapkan sumber daya manusia yang lebih kompeten dan berdaya saing di masa depan.
- Penulis: Ochin
