Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » MBG Rp335 Triliun Digugat ke MK: Benarkah Mengurus Dana Pendidikan?

MBG Rp335 Triliun Digugat ke MK: Benarkah Mengurus Dana Pendidikan?

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026

OLEH : MARZONY ADVENTUS UNO RAJAGUKGUK

Mahasiswa FISIP Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Terdapat salah satu kebijakan negara yang kian hangat dibicarakan oleh banyak kalangan, kebijakan tersebut ialah Makanan Gizi Gratis (MBG). MBG merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden ke-8 yaitu Prabowo Subianto. Kini MBG dapat dikatakan sebagai kebijakan yang cukup krusial, karena digadang-gadang menghadirkan banyaknya masalah dan perdebatan bagi banyak orang. Perdebatan hadir akibat penggunaan dana sebesar RP 335 Triliun, dan dikata memakan dana pendidikan.

Menurut pendapat dari penelitian Mowilos et al (2025), Persoalan mengenai keamanan makanan juga semakin menambah kerumitan dalam pelaksanaannya. Kasus keracunan besar di beberapa sekolah karena cara penyimpanan dan pengolahan yang tidak memenuhi standar, menunjukkan adanya kelemahan serius dalam program MBG. Kejadian ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan anak-anak, tetapi juga mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang ada.

Perlu diketahui bahwa dari segi hukum atau normatif yang tercatat di pasal 31 ayat (4) UUD 1945, menegaskan bahwa pendidikan wajib diprioritaskan oleh negara kurang lebih 20% dari APBN dan APBD. Walaupun pemerintah juga mempunyai kewajiban dalam menjaga kafir miskin seperti yang tertulis di UUD 1945 pasal 34 ayat (1). Peraturan yang telah dihadirkan untuk menjaga stabilitas kehidupan masyarakat Indonesia, namun jika mengurangi salah satu dari kebijakan yang telah ada maka akan melanggar hak sebagai warga negara.

Masruri and Nugraha (2026), menegaskan MBG memakan sekitar Rp71 Triliun APBN, 9-10% dari totalnya dana pendidikan. Oleh karena itu, kebijakan ini dituntut agar melakukan uji materi UU APBN di MK, salah satu penuntutnya adalah mahasiswa yang bernama Dzakwan Fadhil Putra Kusuma. Banyak yang menakuti bahwa kebijakan ini hanya sebagai pajangan untuk pemenuhan janji Pemilu, atau adanya kepentingan tersembunyi karena peningkatan anggaran terhadap MBG melaju pesat dibandingkan pendapatan negara itu sendiri.

Pembengkakan dana MBG dikarenakan adanya sebuah loyalitas tanpa batas untuk para pekerja MBG, yang katanya dapat diangkat sebagai PPPK, sedangkan tenaga guru tidak semudah itu dalam mendapatkan PPPK. Pada saat ini memang belum ada yang menunjukkan bahwa MBG telah melakukan pemangkasan dana pendidikan. Akan tetapi, terdapat bukti bahwa pemerintah saat ini lebih mengutamakan MBG dibandingkan pendidikan.

Program MBG sepatutnya hanya diberikan oleh masyarakat pelosok yang susah dijangkau, pemerataan belum dapat dilakukan secara maksimal, bahkan awal tersebar MBG berada di kota-kota besar. Banyak kebijakan yang lebih relevan untuk di implementasikan, karena telah banyak bantuan sosial yang dilakukan kepada masyarakat seperti BLT, PKH, BPNT, dll. Bantuan tersebut seharusnya bisa untuk menyediakan makanan layak di rumah, jika bantuan tersebut tepat sasaran, dan digunakan orang tua secara bijak.

Banyak bantuan yang telah tersebar di masyarakat tetapi tetap saja masih terdapat kasus bunuh diri dikarenakan tidak mampu untuk membeli peralatan sekolah. Hal ini membuktikan betapa menyedihkan jika bersekolah dalam keterbatasan finansial, dan kurang tepatnya pemerintah dalam pengalokasian dana. Sepatutnya MBG tersebut diberikan oleh anak-anak balita/ibu hamil agar membentuk perkembangan otak yang baik. Perkembangan penangkapan otak yang baik ditentukan dari anak berusia 0-6 bulan, usia tersebut lah yang disebut sebagai golden age.

Dana pendidikan otomatis dapat berjalan baik bahkan seharusnya meningkat jika dana MBG hanyadiberikan kepada anak balita saja. Di samping itu, penting untuk melihat MBG dengan berbagai program bantuan sosial yang telah ada, agar tidak ada kebijakan yang saling tumpang tindih. Kendala yang dihadapi selama ini bukan akibat kurangnya program, tetapi berkaitan dengan pelaksanaan, akurasi data, dan pengawasan. Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun sistem basis data yang terpadu, akurat, dan transparan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Evaluasi independen, dan audit rutin juga harus menjadi bagian dari mekanisme pengawasan supaya anggaran yang besar tersebut dapat dipertanggungjawabkan kepada publik (Maliki et al, 2025). Pada akhirnya, MBG akan berhasil jika dibuat sebagai kebijakan yang berdasarkan bukti, bukan hanya menjadi respons politik sementara. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap uang yang dihabiskan benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan status gizi dan kualitas pendidikan anak-anak.

Bukti Pengeluaran uang untuk MBG harus dapat disebarkan di media sosial atau Website resmi pemerintah agar masyarakat mampu mengaasi secara langsung kebijakan tersebut. Dengan memperkuat tata kelola, menetapkan standar gizi yang jelas, fokus pada Usia dini, dan mengintegrasikan program sosial dengan baik, MBG bisa menjadi alat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan nantinya di masa depan.

Daftar Pustaka

BBC News Indonesia (2026)

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Gotong Royong Abang Hertza Apresiasi Pemkot Pangkalpinang

    Terkait Gotong Royong Abang Hertza Apresiasi Pemkot Pangkalpinang

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG– Kegiatan inisiasi Pemerintah kota Pangkalpinang, khususnya dalam kegiatan gotong royong rutin setiap Jumatnya mengundang Ketua DPRD kota Pangkalpinang mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut Abang, kegiatan ini sangat baik dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan yang selain enak dipandang, juga  dapat meningkatkan kesehatan orang-orang di lingkungannya. “Karena lingkungan yang kotor menjadi sumber bibit penyakit yang dapat […]

  • SOB Vol 2 Sukses Digelar, M Robby: Ini Bukti Industri Musik di Babel Semakin Berkembang

    SOB Vol 2 Sukses Digelar, M Robby: Ini Bukti Industri Musik di Babel Semakin Berkembang

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Grup Band D’Masiv sukses menghibur ribuan penonton yang memadati panggung Konser Musik Sound Of Babel (SOB) Vol 2 , di GOR Sahabuddin Pangkalpinang, Jumat (6/9/2024) malam. Penampilan band yang digawangi Rian (Vokal), Kiki (Gitar), Rama (Gitar), Ray (Bass) dan Wahyu (Drum) itu, diawali dengan membawakan lagu berjudul Rindu Setengah Mati dari album […]

  • Sosialisasi GNRM, Pj Wali Kota Pangkalpinang Beberkan Karakter Membangun Bangsa

    Sosialisasi GNRM, Pj Wali Kota Pangkalpinang Beberkan Karakter Membangun Bangsa

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Pemerintah kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Kota Pangkalpinang di Ruang Pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (1/10/2024). Kegiatan dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama. Ia menyampaikan bahwa pada prinsipnya mental ataupun karakter dalam membangun bangsa memerlukan nilai-nilai […]

  • Sri Mulyani Ungkap Anggaran Bansos 2024 Melambung Tajam di Angka Rp 22, 5 Triliun

    Sri Mulyani Ungkap Anggaran Bansos 2024 Melambung Tajam di Angka Rp 22, 5 Triliun

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA – Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyebut, anggaran bantuan sosial atau Bansos pemerintah mengalami lonjakan tajam. Per 29 Februari 2024, realisasi anggaran Bansos mencapai Rp 9,6 triliun. “Anggaran Bansos kita melonjak tajam dari Rp 9,6 triliun ke Rp 22,5 triliun atau naik 135 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI […]

  • Rio Sebut Capaian Pajak Kota Pangkalpinang Tahun 2023 Tidak Lepas Dari Semua Pihak

    Rio Sebut Capaian Pajak Kota Pangkalpinang Tahun 2023 Tidak Lepas Dari Semua Pihak

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Rio Setiady, mengatakan bahwasanya pencapaian target pajak kota Pangkalpinang ini tidak terlepas dari kolaborasi bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan seluruh stakeholder terkait. Menurut Rio, Pangkalpinang adalah kota perdagangan dan jasa, maka sektor jasa dan perdagangan ini harus memiliki data akurat dan valid agar dalam perencanaan dan pencapaian target anggaran […]

  • Tingkatkan Efesiensi Pemantauan Hasil Pilkada, Kejari Bangka Tengah Luncurkan Aplikasi Spradik

    Tingkatkan Efesiensi Pemantauan Hasil Pilkada, Kejari Bangka Tengah Luncurkan Aplikasi Spradik

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA TENGAH – Dalam upaya mendukung kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Bangka Tengah, Kejaksaan Negeri Bangka Tengah meluncurkan aplikasi Sentra Posko Pemilu Digital Terintegrasi dan Kolaborasi (SPRADIK) pada Selasa (26/11/2024) di kantor Kejaksaan Negeri Bangka Tengah. Aplikasi SPRADIK ini merupakan bagian dari langkah strategis Kejaksaan Negeri Bangka Tengah untuk […]

expand_less