Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Masjid Raya Tuatunu & “Cen Bekuncit” Hongky Listiyadhi

Masjid Raya Tuatunu & “Cen Bekuncit” Hongky Listiyadhi

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sen, 25 Mar 2024

Oleh: AHMADI SOFYAN

 

KEYAKINAN itu bukan penampilan, tapi iya ada di dalam qolbu terdalam. Jadi walau sudah berpindah agama, penampilan saya tidak berubah, tak harus pakai kopiah, sebab kopiah bukan tanda orang Islam. Islam itu agama modern dan termodernkan, agama yang up to date, relevan dengan segala zaman….

(Hongky Listiyadhi)

======

 

PULUHAN tahun silam saya mengenal sosok ini, yang mengenalkan adalah Zulkarnain Karim (Pak Zul), Walikota Pangkalpinang 2003 – 2008 & 2008 – 2013. Penampilannya sedikit mirip Bob Sadino, sepatu, celana pendek dan kaos. Badannya tegap, mata sipit, selenge’an dan rambut dikuncir. Penampilan rambut dikuncir inilah seringkali saya gojlokin: “Cen bekuncit sikok abang lah agik di Bangka Belitung ne” (China bekuncir hanya tinggal abang di Bangka Belitung ini). Owner Swiss Belhotel Pangkalpinang dan La Terrase Café ini dikenal sangat bersahaja dan berpenampilan sangat santai. Dialah Hongky Listiyadhi, yang dikenal sebagai sejarawan & budayawan Tionghua dan Arsitek. Keturunan Kapiten Lay ke-5 ini adalah seorang muslim dan arsitek Masjid Raya Tua Tunu Kota Pangkalpinang.

Dipercaya menjadi arsitek Masjid Raya Tuatunu bukanlah ditunjuk oleh pejabat atau ditawarin apalagi menawarkan diri, tapi justru “dibai’at” ditengah ratusan masyarakat Tuatunu. “Kami memohon kepada Bapak Hongky Listiyadhi untuk menjadi arsitek pembangunan Masjid Raya Tuatunu. Apakah bapak bersedia?” pertanyaan itu masih terngiang-ngiang di telinga Hongky yang kala itu merasa “dibai’at” dihadapan ratusan masyarakat Tuatunu agar berkenan menjadi aristek Masjid kebanggaan mereka.

Kediaman Hongky Listiyadhi dan keluarga di Jalan Sudirman (bekas Kantor Cabang Kimia Farma dan Apotik Wijaya, sekarang La Terasse Café dan Swiss Belhotel). Kediamannya setiap hari didatangi para pedagang dari Tuatunu. “Setiap hari datang 3 – 5 orang ke rumah, salah satunya adalah Haji Husein, Bendahara Pembangunan Masjid Raya Tuatunu” cerita Hongky kepada Penulis. Melihat isteri Hongky, Endang Sri Hastuti, SH memakai hijab, warga Tuatunu ini heran dan bertanya: “Pak Hongky muslim aok?” pertanyaan ini pun diiyakan oleh sang isteri. Memang, Hongky bukanlah sosok yang suka menceritakan tentang dirinya, apalagi soal agama pilihannya kepada orang lain. Beliau sosok yang lebih senang bercerita tentang karya dan konsep masa depan.

Selanjutnya, kediaman Hongky Listiyadhi didatangi serombongan tokoh masyarakat Tuatunu. Ada belasan orang kala itu yang datang dengan menggunakan kendaraan roda 4. Kepada ayah 2 orang anak ini, mereka meminta kesediaannya untuk berkenan ikut rapat Panitia Pembangunan Masjid Raya Tuatunu bersama masyarakat. Kepada Hongky juga mereka meminta untuk dapat menghadirkan Walikota Pangkalpinang, Zulkarnain Karim. Malam yang ditentukan, Hongky pun datang ke Rumah Dinas Walikota guna menjemput Walikota, Zulkarnain Karim. Akhirnya mereka berdua datang ke Tuatunu. Hongky yang menyetir dan Walikota duduk di samping “Pak Sopir” (Hongky). Memang Zulkarnain Karim ini dikenal sangat bersahaja, sering pergi keluar tanpa mobil dinas dan 10 tahun jadi Walikota tidak punya ajudan. Begitulah Hongky akhirnya benar-benar membawa Walikota ke hadapan masyarakat Tuatunu yang sudah menunggu di sebuah rumah yang telah dibebaskan untuk pembangunan Masjid. Menurut Hongky, penggagas Masjid Raya Tuatunu, Haji Ahmad Saat (tokoh masyarakat Tuatunu) adalah orang yang sangat berjasa dalam berdirinya Masjid kebanggaan masyarakat ini.

Ternyata, rapat malam itu, Panitia Pembangunan Masjid Raya Tuatunu bersama warga ingin meminta kesediaan Hongky Listiyadhi menjadi arsitek Masjid yang akan dibangun. “Malam itu saya benar-benar dibai’at, langsung ditanya apakah bersedia atau tidak dan ditanya berapa mereka harus membayar saya sebagai aristek?”. Akhirnya Hongky Listiyadhi pun menyatakan kesediaannya. Lantas soal bayaran beliau menyatakan tidak ada biaya sama sekali. Tapi juga Hongky tidak mau mengeluarkan biaya pribadi. “1 lembar kertas fhotocopy, tetap harus tanggungjawab Panitia, tapi untuk dirinya sebagai arisitek dan kawan-kawan perencanaan, tidak ada bayaran sama sekali alias gratis”. Mendengar kesediaan dan pernyataan Hongky Listiyadhi ini, Masyarakat pun terharu bahkan ada yang meneteskan air mata kebahagiaan, karena harapan besar masyarakat untuk membangun Masjid Raya kebanggaan di daerah ini akan segera terwujudkan.

Sebagai Arsitek, Hongky pun membentuk Tim Perencanaan dengan melibatkan 2 orang putra Bangka Belitung yang kala itu masih berstatus mahasiswa sedang kuliah di Palembang, yaitu David Thendourie dan Ika Dinro Paisa. Selain itu, Hongky juga meminta kepada Panitia untuk membentuk Tim 7, yang berisikan 7 warga Tuatunu. Tim 7 inilah yang nantinya menjadi komunikator bagi Hongky dan kawan-kawan dalam segala perencanaan pembangunan Masjid.

 

Masjid & Umat Bagaikan Ikan dan Air

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi GNRM, Pj Wali Kota Pangkalpinang Beberkan Karakter Membangun Bangsa

    Sosialisasi GNRM, Pj Wali Kota Pangkalpinang Beberkan Karakter Membangun Bangsa

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Pemerintah kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Kota Pangkalpinang di Ruang Pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (1/10/2024). Kegiatan dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama. Ia menyampaikan bahwa pada prinsipnya mental ataupun karakter dalam membangun bangsa memerlukan nilai-nilai […]

  • Berikut Ungkapan Siswa Penerima Beasiswa Terkait Program Pemali Boarding School PT Timah

    Berikut Ungkapan Siswa Penerima Beasiswa Terkait Program Pemali Boarding School PT Timah

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA– Sejak tahun 2000 silam program Pemali Boarding School berdiri sebagai bentuk komitmen PT Timah dalam memperkuat pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat di lingkar tambang. Melalui Pemali Boarding School, PT Timah memberikan kesempatan bagi para siswa berprestasi yang terkendala ekonomi dan berdomisili di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Riau, dan Kepulauan […]

  • Tips Menghadapi Turbulensi Pesawat Agar Tetap Tenang

    Tips Menghadapi Turbulensi Pesawat Agar Tetap Tenang

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Menghadapi turbulensi bisa menjadi hal mengerikan dalam penerbangan, terlebih bagi mereka yang baru pertama kali naik pesawat terbang. Sehingga wajar jika muncul rasa khawatir dan ketakutan yang berlebihan. Turbulensi sendiri adalah pusaran udara yang bergerak secara tidak beraturan dan berubah-ubah. Turbulensi menyebabkan pesawat tiba-tiba terguncang saat dalam penerbangan sebagaimana dikutip dari laman National […]

  • Diduga Kebocoran Kapal jadi Penyebab KM Berkah Aminah Tenggelam di Perairan Madura

    Diduga Kebocoran Kapal jadi Penyebab KM Berkah Aminah Tenggelam di Perairan Madura

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, TUBAN- Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tuban, AKP Dean Tommy Rimbawan mengatakan dugaan sementara penyebab terjadinya KM Berkah Aminah 2 tenggelam pada Sabtu lalu, (20/01/24). “Menurut keterangan korban yang selamat, saat para kru kapal menaikkan jaring ikan, tiba- tiba bagian montoris berteriak ada kebocoran di bagian buritan bawah kapal. Seketika itu, […]

  • Imbau Penambang tak Bekerja di Luar IUP, Timgab Datangi Laut Tuik

    Imbau Penambang tak Bekerja di Luar IUP, Timgab Datangi Laut Tuik

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle Ochin
    • 1Komentar

    CDN.id, KELAPA-Tim gabungan (Timgab) Satpolair Polres Bangka Barat dan Direktorat Polairud Polda Babel mendatangi aktifitas tambang timah di Perairan Desa Tuik Kecamatan Kelapa Bangka Barat. Kedatangan Timgab pada Senin (6/3/23) siang tersebut guna melakukan monitoring aktivitas tambang inkonvensional (TI) yang beroperasi di sekitaran perairan Desa Tuik. Dalam kesempatan tersebut, para penambang juga mendapatkan imbauan agar […]

  • Jual Sabu, Pedagang Ikan Diamankan Tim Kalong Sat Res Narkoba Polres Pangkalpinang

    Jual Sabu, Pedagang Ikan Diamankan Tim Kalong Sat Res Narkoba Polres Pangkalpinang

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Seorang warga Jalan Kota Demak Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Bukit Intan berinisial SY (37) ditangkap Tim Kalong Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkalpinang lantaran kedapatan menjual narkoba jenis sabu, Jum’at (04/03/22). Pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ikan ini, ditangkap Tim Kalong di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ketapang, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit […]

expand_less