Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketahanan Pangan Papua Dalam Bayang-bayang Politik Pembangunan: Pelajaran Dari Dokumenter Pesta Babi

Ketahanan Pangan Papua Dalam Bayang-bayang Politik Pembangunan: Pelajaran Dari Dokumenter Pesta Babi

  • account_circle Ochin
  • calendar_month 1 jam yang lalu

OLEH: DANI ARI SETIAWAN

Mahasiswa Program Studi Agribisnis FPPK Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Ketahanan pangan merupakan salah satu agenda utama pembangunan nasional Indonesia. Berbagai program terus dijalankan pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan, mengurangi ketergantungan impor, dan mewujudkan swasembada pangan. Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir adalah pengembangan lumbung pangan nasional (food estate), termasuk yang dilaksanakan di Merauke, Papua Selatan. Program ini dipandang sebagai solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perubahan iklim.

Namun, di balik ambisi besar tersebut, muncul berbagai perdebatan mengenai dampaknya terhadap masyarakat lokal dan sistem pangan yang telah lama berkembang di Papua. Perdebatan ini semakin mengemuka melalui film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, yang menyoroti perubahan ruang hidup masyarakat adat akibat proyek pembangunan berskala besar. Dokumenter tersebut tidak hanya berbicara tentang perubahan bentang alam, tetapi juga mengajak publik melihat kembali makna ketahanan pangan dari sudut pandang masyarakat Papua.

Selama ini, ketahanan pangan sering dipahami sebagai kemampuan negara menyediakan pangan dalam jumlah yang cukup bagi seluruh penduduk. Perspektif tersebut memang penting karena berkaitan dengan stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Akan tetapi, bagi masyarakat adat Papua, ketahanan pangan tidak hanya berbicara tentang beras atau produksi pertanian dalam skala besar. Ketahanan pangan juga berkaitan dengan keberlangsungan sumber pangan lokal seperti sagu, ikan, umbi-umbian, dan berbagai hasil hutan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama berabad-abad.

Papua sebenarnya memiliki kekayaan pangan lokal yang sangat besar. Salah satu yang paling terkenal adalah sagu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sagu memiliki potensi besar sebagai sumber pangan yang adaptif terhadap kondisi lingkungan Papua sekaligus mampu mendukung ketahanan pangan daerah. Bahkan sebagian besar cadangan sagu dunia berada di wilayah Papua dan Maluku. Namun, konsumsi pangan lokal seperti sagu terus mengalami penurunan seiring meningkatnya ketergantungan terhadap beras sebagai pangan utama.

Di sinilah persoalan politik pembangunan mulai terlihat. Kebijakan pangan nasional cenderung berorientasi pada peningkatan produksi komoditas tertentu, terutama beras, yang dianggap sebagai indikator keberhasilan ketahanan pangan. Akibatnya, keberadaan sistem pangan lokal sering kali kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Padahal, pangan lokal memiliki nilai budaya, ekologis, dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat setempat.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abang Hertza Optimis PDIP Berpeluang Raih Enam Kursi DPRD Pangkalpinang

    Abang Hertza Optimis PDIP Berpeluang Raih Enam Kursi DPRD Pangkalpinang

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Ketua DPRD kota Pangkalpinang yang sekaligus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pangkalpinang mengaku optimis bisa mendapatkan enam kursi dari lima Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di DPRD Pangkalpinang periode 2024-2029. Abang Hertza mengatakan, hal itu berdasarkan rekap C 1 hasil yang diperoleh dari setiap saksi internal. “Perolehan sementara, posisi lima kursi […]

  • Peringati Hari Bhaki Adhyaksa ke-63, Kajati Babel Sebut Ini Momentum Evaluasi Kerja

    Peringati Hari Bhaki Adhyaksa ke-63, Kajati Babel Sebut Ini Momentum Evaluasi Kerja

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 tahun, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung menggelar upacara sekaligus syukuran pemotongan Tumpeng di Halaman Kantor Kejati, Sabtu (22/07/23). Pada kesempatan itu Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Asep Maryono yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mengatakan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke63 di Kantor Kejati Babel sebagai momentum evaluasi kinerja Kejaksaan […]

  • 5 Herbal ini Bantu Atasi Penyakit DBD

    5 Herbal ini Bantu Atasi Penyakit DBD

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA – Pada musim hujan seperti saat ini, kasus Demam Berdarah Dengue di Tanah Air mengalami peningkatan. Hal ini menyebabkan nyamuk Aedes Aegypti mudah berkembang biak. Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mencatat sejak awal tahun 2024 hingga 18 Maret 2024, ada sekitar 35.556 kasus DBD. Di antara kasus tersebut, sebanyak 290 pasien meninggal dunia. Demam […]

  • Dorong Pengembangan Kerajinan Lokal dan Ekonomi Kreatif PT Timah Gelar Pelatihan Decoupage untuk Masyarakat Adat Mapur

    Dorong Pengembangan Kerajinan Lokal dan Ekonomi Kreatif PT Timah Gelar Pelatihan Decoupage untuk Masyarakat Adat Mapur

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA– Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat adat, PT Timah menggelar pelatihan decoupage ‘Merangkai Tradisi, Menyulam Inovasi’ sentuhan seni menghias pada karya anyaman Nusantara dengan teknik decoupage. Pelatihan ini diikuti masyarakat adat Mapur yang dilaksanakan di Kampung Adat Gebong Memarong, Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kabupaten Bangka pada […]

  • Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pintu Darurat Konstitusi

    Bamsoet Tegaskan Pentingnya Pintu Darurat Konstitusi

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Dosen Pascasarjana Universitas Pertahanan RI (UNHAN) Bambang Soesatyo kembali menegaskan pentingnya Indonesia memiliki pintu darurat dalam UUD 1945 dan protokol kedaruratan. Hal ini disampaikan Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo pada saat memberi sambutan di acara pengukuhan  Prof. Dr. Dhaniswara K. Harjono. SH.,MH.,MBA sebagai […]

  • Pj Gubernur Hadiri Seminar Kedaulatan Kelautan

    Pj Gubernur Hadiri Seminar Kedaulatan Kelautan

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id,BALUNIJUK – Hadir sebagai pembicara, Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Ridwan Djamaluddin menyambut baik Seminar Nasional Kedaulatan Laut Babel untuk Kesejahteraan Rakyat, yang digelar Kamis (16/12/2022) bertempat di Rektorat Universitas Bangka Belitung (UBB). Tak hanya Pj Gubernur, seminar yang diselenggarakan kerja sama UBB dengan Kementerian Kelautan Perikanan ini juga menghadirkan pembicara lainnya […]

expand_less