Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kewenangan Dan Efektivitas Penegakan Hukum Prajurit TNI, Terkait dengan Peradilan Militer, Peradilan HAM Serta Tantangannya Terhadap Transparansi Publik

Kewenangan Dan Efektivitas Penegakan Hukum Prajurit TNI, Terkait dengan Peradilan Militer, Peradilan HAM Serta Tantangannya Terhadap Transparansi Publik

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Jum, 28 Nov 2025

Tertutupnya Proses Peradilan: Ancaman terhadap Transparansi Publik

Salah satu persoalan mendasar dalam sistem peradilan militer adalah minimnya transparansi. Praktisi hukum dari LBH Medan mengungkapkan bahwa dalam banyak kasus, pelaku tidak ditahan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SP2HP) tidak pernah diterima keluarga korban, oditur menolak memberikan akses dokumen, dan persidangan dilakukan secara tertutup.

Kondisi ini sangat kontras dengan prinsip peradilan yang terbuka untuk umum sebagaimana diatur dalam Pasal 153 ayat (3) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Keterbukaan persidangan merupakan salah satu pilar fundamental untuk menjamin akuntabilitas dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Dalam peradilan militer, meskipun secara formal persidangan terbuka, namun aksesnya sangat terbatas. Wartawan dan pendamping korban kerap mengalami kesulitan, bahkan intimidasi, ketika hendak mengikuti persidangan. Ruang pemeriksaan yang menempatkan pelaku dan korban dalam satu ruangan tanpa proteksi memadai juga menimbulkan trauma tambahan bagi korban.

Posisi Komando dalam Sistem Peradilan: Masih Relevankah?

Salah satu kekhasan peradilan militer adalah peran Atasan yang Berhak Menghukum dan Perwira Penyerah Perkara. Berdasarkan Pasal 123 UU Nomor 31 Tahun 1997, Perwira Penyerah Perkara memiliki kewenangan untuk menentukan apakah suatu perkara akan diserahkan ke pengadilan atau diselesaikan di luar pengadilan (penutupan perkara demi kepentingan hukum, kepentingan militer, atau kepentingan umum).

Kewenangan ini mengakibatkan proses hukum sangat bergantung pada hierarki komando. Padahal, dalam sistem hukum modern, proses peradilan harus independen dari pengaruh struktural atau institusional. Campur tangan komandan dalam menentukan nasib perkara justru membuka ruang bagi praktik “perlindungan institusi” yang kerap digunakan untuk menekan korban agar mencabut laporan.

Urgensi Revisi UU Nomor 31 Tahun 1997

Desakan untuk merevisi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 semakin kencang dari berbagai kalangan, termasuk organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan praktisi hukum. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan bahkan secara tegas menyatakan bahwa undang-undang ini sudah tidak relevan dengan semangat reformasi dan perkembangan hukum nasional.

Beberapa poin krusial yang harus direvisi adalah:

Pertama, penegasan bahwa tindak pidana umum yang dilakukan prajurit TNI wajib diadili di peradilan umum sesuai amanat Pasal 65 ayat (2) UU TNI. Peradilan militer seharusnya hanya berwenang mengadili tindak pidana militer murni, seperti desersi, pengkhianatan, atau pelanggaran disiplin militer.

Kedua, penghapusan kewenangan Atasan yang Berhak Menghukum dan Perwira Penyerah Perkara dalam proses penyerahan perkara pidana umum ke pengadilan. Penyidik dan penuntut harus independen dari hierarki komando untuk menjamin objektivitas.

Ketiga, pembukaan akses transparansi penuh terhadap proses penyidikan dan persidangan, termasuk pemberian hak kepada korban dan keluarga untuk memperoleh salinan berkas perkara serta menghadiri persidangan tanpa hambatan.

Keempat, penguatan mekanisme pengawasan eksternal terhadap proses penegakan hukum di lingkungan militer, baik oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Komisi Kejaksaan, maupun lembaga pengawas lainnya.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Nyata PT Timah Fasilitasi Pelepasan Siswa SMAN 1 Mentok

    Dukungan Nyata PT Timah Fasilitasi Pelepasan Siswa SMAN 1 Mentok

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Wisma Majapahit sangat representatif. Tempatnya luas, strategis, dan mampu menampung banyak orang. Sistem suara juga sangat mendukung sehingga acara bisa berjalan maksimal,” katanya. Ia menambahkan, panitia juga mendapat kemudahan dari PT Timah dalam memanfaatkan gedung tersebut. “Kami diberikan izin menggunakan gedung dengan ketentuan menjaga kebersihan dan merawat fasilitas sebelum maupun sesudah kegiatan. Kami sangat mengapresiasi […]

  • Ihwal Mekanisme Kelola Smelter yang Disita, Kejagung Bentuk Tim Bersama Forkopimda Babel dan PT Timah

    Ihwal Mekanisme Kelola Smelter yang Disita, Kejagung Bentuk Tim Bersama Forkopimda Babel dan PT Timah

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Selanjutnya, Amir berharap ada dukungan terhadap aset yang disita oleh Tim Penyidik Jampidsus Kejagung itu, agar barang bukti smelter tidak beralih atau berubah bentuk. Sebelumnya, pihak Kejagung, Kementerian BUMN, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran Direksi PT Timah Tbk telah menggelar rapat koordinasi mengenai dukungan terhadap perbaikan tata kelola […]

  • Pengendara Yaris Kabur Usai Tabrak 11 Motor dan 2 Mobil di Bekasi

    Pengendara Yaris Kabur Usai Tabrak 11 Motor dan 2 Mobil di Bekasi

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Wandi menyebutkan mobil Yaris tersebut dikemudikan oleh remaja berinisial MH (16). MH belum punya surat izin mengemudi (SIM). “Pengemudi MH (16), pelajar SMA. Belum punya SIM,” katanya. Kecelakaan bermula saat MH mengemudikan mobil tersebut di wilayah Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Di situ dia menyerempet sejumlah motor. “Kemudian pihak mobil Yaris berhenti untuk tanggung jawab, dari pihak […]

  • Ngopi Kamtibmas di Cengkareng, Polisi dan Warga Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Lingkungan

    Ngopi Kamtibmas di Cengkareng, Polisi dan Warga Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Lingkungan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Keamanan lingkungan akan lebih mudah terjaga jika masyarakat saling mengenal dan peduli terhadap kondisi sekitarnya. Sinergi antara warga dan kepolisian menjadi kunci utama,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Selain itu, warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang tidak dikenal […]

  • Jelang Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024, Simak Rekor Shin Tae-yong Lawan Tim-tim dari Afrika

    Jelang Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024, Simak Rekor Shin Tae-yong Lawan Tim-tim dari Afrika

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Ia meraih kemenangan pertama saat memimpin Korea Selatan U-23 menghadapi Aljazair. Laga persahabatan digelar dua kali dan tim muda Taeguk Warriors memetik dua kemenangan dengan skor 2-0 dan 3-0. Kekalahan Shin Tae-yong alami saat menghadapi Maroko dan Senegal saat menjadi pelatih kepala tim nasional level senior Korea Selatan. Pada 2017, Korea Selatan menelan kekalahan 1-3 […]

  • Malam Puncak Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-267, Budi Utama Perankan Ir Soekarno di Pementasan Teater Begisah

    Malam Puncak Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-267, Budi Utama Perankan Ir Soekarno di Pementasan Teater Begisah

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Lebih lanjut, Pj Walikota Budi Utama mendoakan agar semua masyarakat sehat, murah rezeki dan selalu dalam lindungan Allah SWT. “Sekali lagi terima kasih semuanya masyarakat Pangkalpinang, Pangkalpinang Pangkal Kemenangan,” ujar Budi Utama penuh semangat. Kegiatan malam puncak hari jadi Pangkalpinang menghadirkan Guest star Heri Gamma 1, Yendri KDI dan The Loudr ramai dinantikan masyarakat Pangkalpinang.

expand_less