Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kalau Merasa Berjasa, Orang Malah Tertawa

Kalau Merasa Berjasa, Orang Malah Tertawa

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Ming, 14 Apr 2024

Syetan Aku-Aku
DALAM sebuah tausiyah seorang Ulama kesohor era 80-an – 2000-an, Allahuyarham KH. Zainuddin MZ pernah menasehatkan: “Jangan jadi syetan aku-aku atau syetan kami. Apa itu? Menyebut jasa diri, karena aku, karena kami, kalau tidak aku, kalau tidak karena kami……., tapi sekarang aku atau kami tidak dipedulikan. Itulah syetan dan jauhi yang beginian”. Kalau kita punya kepekaan hati, sebenarnya kalimat ini menampar kita semua, saya, kamu, Anda dan kita semua. Tapi bagi yang tertutup hati, maka
dipastikan ayat 18 dari surrah Al-Baqarah ini tepat sekali, “summum bukmum umyum fahum layarjiun”

Sebab dalam kehidupan sosial, seringkali kita merasa bahwa kita-lah yang paling layak, paling bagus, paling hebat, paling pintar, paling tokoh, paling populer, paling pantas dan ornamen-ornamen duniawi lainnya. Kita tidak menyadari bahwa orang yang layak & pantas tidak perlu pengakuan atau mengaku-akukan diri. Orang yang benar-benar bagus tidak perlu pencitraan diri. Orang yang disebut tokoh, tidak perlu berkoar-koar untuk tampil diri, sebab seorang tokoh ada dimana pun akan didatangi bukan mendatangi apalagi “melamar diri” serta menyebut diri adalah tokoh. Orang yang pintar plus cerdas, akan baca situasi dan bergerak dengan strategi, punya prestasi, punya nilai sehingga dibutuhkan dimana pun ia berada.

Seorang seniman dan budayawan yang sesungguhnya tidak butuh lagi pengakuan, tepuk tangan, panggung megah, sorotan kamera, sebab seni dan budaya adalah nilai yang sudah melekat dalam diri. Tepuk tangan, panggung megah dan sorotan kamera hanyalah debu-debu kecil yang menempel di muka sebelum terbilas oleh air.

Tapi ketika kedunguan masih melekat terlalu kokoh, akan sebaliknya. Untuk tampil harus dengan teriak agar didengar, padahal hasil yang didapatkan sebaliknya, orang tutup telinga dan lebih baik merem saja. Untuk menunjukkan prestasi tak harus menghujat sana sini, sikut kanan kiri, injak bawah sundul atas. Untuk naik tidak harus menginjak kepala kawan, kecuali mungkin lagi lomba panjat pinang 17 agustusan. Untuk dikenal tidak harus sensasi, tapi yang paling kokoh adalah prestasi dan nilai diri (intelektualitas, spiritualitas dan integritas). Minta tolong tidak harus menggongong, minta tulang tidak harus melenggang, minta diperhatikan tidak harus mengumbar apa yang telah diperbuatkan. Sebab disinilah orang menilai betapa kita mudah dijengkal oleh orang lain. “Pacak dijengkel” begitu kata orang-orang kampung. “Lom masak nasik e, kerak e lah ko makan” (nasi belum matang, keraknya sudah saya makan). Artinya kita belum ngomong, orang sudah tahu apa yang akan kita omongkan, kita belum berbuat, orang sudah tahu hasilnya bagaimana, kita belum menulis orang sudah selesai membacanya.

Teringat saya pada pesan para pendiri dan pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan kalimat itu tertulis dalam ukuran besar didinding Pesantren: “Berjasalah tapi Jangan Minta Jasa”. Sejak awal nyantri di Jawa Timur, kami para santri ditafsiri dan dididik dengan kalimat ini, agar nanti setelah jadi alumni tidak gampang koar-koar diri, tapi tunjukin prestasi dan kebermanfaatan. Mau diakui atau tidak, bahkan mau dicaci atau dipuji, bukan urusan kita.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya Jadwalkan Ulang Klarifikasi Pegawai KPK Terkait Dugaan Korupsi Alexander Marwata

    Polda Metro Jaya Jadwalkan Ulang Klarifikasi Pegawai KPK Terkait Dugaan Korupsi Alexander Marwata

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Kami akan terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang keterkaitan oknum pimpinan KPK dengan kasus ini,” pungkas Kombes Pol Ade Safri. Kasus ini mendapat perhatian luas dari publik, mengingat pentingnya menjaga integritas lembaga penegak hukum, seperti KPK, dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan […]

  • Jelang Berbuka Puasa Pokja PWI Jakarta Barat Bagikan 200 Paket Takjil bagi Pengendara

    Jelang Berbuka Puasa Pokja PWI Jakarta Barat Bagikan 200 Paket Takjil bagi Pengendara

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Pria yang akrab disapa Renoto itu menjelaskan, pembagian takjil telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap Ramadan sebagai wujud kepedulian sosial para wartawan. “Ini bukan kali pertama kami melaksanakan kegiatan ini. Tahun lalu juga dilakukan kegiatan serupa, dan alhamdulillah tahun ini kembali bisa terlaksana,” ujarnya. Menurut dia, kegiatan sosial tersebut dapat terselenggara berkat partisipasi anggota […]

  • Majelis Hukum Muhammadiyah Minta Jokowi Cabut Ucapan Presiden Boleh Memihak

    Majelis Hukum Muhammadiyah Minta Jokowi Cabut Ucapan Presiden Boleh Memihak

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Berikut pernyataan sikap Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah soal pernyataan Jokowi: 1. Mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencabut semua pernyataannya yang menjurus pada ketidaknetralan institusi kepresidenan, terlebih soal pernyataan bahwa Presiden boleh kampanye dan boleh berpihak. 2. Meminta kepada Presiden untuk menjadi teladan yang baik dengan selalu taat hukum dan menjunjung tinggi etika dalam penyelenggaraan […]

  • Pj Ketua TP PKK Dya Sugito Turut Meriahkan HUT Babel ke-24 dengan Tanam Pohon

    Pj Ketua TP PKK Dya Sugito Turut Meriahkan HUT Babel ke-24 dengan Tanam Pohon

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Aksi penanaman pohon serentak ini dikatakan Dya Sugito sebagai bentuk tanggung jawab kita atas keberlangsungan alam khususnya di Negeri Serumpun Sebalai. “Semangat HUT-24 Provinsi Kepulauan Babel ini bersama kita lakukan kegiatan positif mulai pagi tadi kita senam bersama kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon. Tidak hanya untuk kesehatan jiwa raga tapi juga ada aksi untuk […]

  • Ikuti Karnaval Mobil Hias, KPU Pangkalpinang Sulap Truk Tronton jadi Mobil Bilik Suara

    Ikuti Karnaval Mobil Hias, KPU Pangkalpinang Sulap Truk Tronton jadi Mobil Bilik Suara

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Yang pasti, kata Margarita, suasana yang terjadi saat proses pemilihan kepala daerah di TPS nanti, mencerminkan persatuan dalam sebuah keberagaman. Saat berada di TPS, lanjut Margarita, masyarakat menggantungkan segala harapan terbaiknya, yang tersirat melalui surat suara yang mereka coblos. “Harapan itu tentunya dari berbagai aspek, mulai dari masalah ekonomi hingga kesejahteraan. Saat selesai melakukan pencoblosan, […]

  • Safrizal: Semangat dan Nilai Juang Veteran Harus Dilestarikan

    Safrizal: Semangat dan Nilai Juang Veteran Harus Dilestarikan

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Dikatakan Safrizal, perjuangan yang dilakukan para pendahulu merupakan gerakan yang luhur untuk merebut, dan mempertahankan kemerdekaan dari para penjajah. Mengingat perjuangan heroik para veteran di masa lampau mengandung nilai-nilai kepahlawanan yang harus dilestarikan sepanjang masa, dan bukan hanya sekedar dikenang, melainkan perlu diambil hikmahnya untuk pembangunan bangsa. “Kita hadir di sini karena perjuangan, bukan hadiah. […]

expand_less