Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Peran Penyuluh Pertanian Dalam Mendukung Kebijakan Pembangunan Pertanian

Peran Penyuluh Pertanian Dalam Mendukung Kebijakan Pembangunan Pertanian

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026

OLEH: NADIEN DWI AULIA

Mahasiswi Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Terdapat kesenjangan yang selama ini tidak sering dibahas secara terbuka dalam diskursus kebijakan pertanian di Indonesia. Di satu sisi, pemerintah terus meluncurkan program-program ambisius: bantuan pupuk mencapai puluhan triliun rupiah, pembangunan waduk dan sistem irigasi, serta digitalisasi layanan pertanian berbasis aplikasi.

Di sisi lain, para petani kecil di daerah terpencil masih merasakan kebijakan-kebijakan tersebut sebagai sesuatu yang jauh dan tidak berkomunikasi dengan bahasa keseharian mereka. Di antara celah itu seharusnya penyuluh pertanian berfungsi sebagai penghubung yang menerjemahkan teks regulasi menjadi aksi konkret di lapangan.

Dasar hukum penyuluhan pertanian di Indonesia sebenarnya sudah sangat kuat. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 mengenai Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (SP3K) secara jelas menyatakan bahwa penyuluhan merupakan komponen yang tak terpisahkan dari pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Undang-undang ini menetapkan bahwa penyuluh tidak hanya sebagai penyampai informasi teknis, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang mendorong petani untuk mandiri serta berdaya secara ekonomi, sosial, dan kelembagaan (UU No. 16/2006). Mardikanto (2009) menekankan bahwa keberhasilan penyuluhan tidak hanya diukur dari jumlah penyuluh yang diturunkan, tetapi dari seberapa baik petani dapat mengambil keputusan usahatani setelah mendapatkan pendampingan.

Secara konseptual, penyuluh pertanian memiliki tiga fungsi yang saling mendukung satu sama lain. Pertama, fungsi pendidikan—mengembangkan kemampuan petani untuk dapat memahami, menyeleksi, dan mengimplementasikan inovasi teknologi yang sesuai dengan keadaan lahan dan kondisi sosial ekonomi mereka. Kedua, peran fasilitatif membantu petani dalam mengakses bermacam sumber daya yang disediakan pemerintah: pupuk subsidi, benih berkualitas, kredit usaha tani, hingga jaringan pasar yang lebih adil. Ketiga, peran advokasi—mengungkapkan kondisi sebenarnya di lapangan kepada para pengambil kebijakan agar program yang dibuat tidak hanya bagus di atas kertas, melainkan sesuai dengan realitas kehidupan petani yang sebenarnya (Mardikanto, 2009).

Dalam pelaksanaannya, peran ketiga fungsi tersebut terlihat nyata ketika program-program nasional diterapkan di lapangan. Program penyuluhan pertanian yang dibentuk sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 25 Tahun 2007 dirancang agar setiap daerah memiliki rencana penyuluhan yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus petani setempat, bukan standar dari pusat. Saat program ini berjalan dengan baik, penyuluh dapat mengidentifikasi masalah, menetapkan prioritas bimbingan, dan menilai pencapaian secara terukur.

Mosher (1966), dalam penelitian klasiknya mengenai syarat kemajuan pertanian, menekankan bahwa ketersediaan pendidikan dan penyuluhan merupakan salah satu syarat penting yang harus diperhatikan jika suatu negara ingin sektor pertaniannya berkembang secara berkelanjutan.

Sayangnya, kondisi yang ada di lapangan sangat berbeda dari keadaan ideal yang ditetapkan oleh undang-undang. Data dari Kementerian Pertanian (2023) menunjukkan bahwa jumlah penyuluh pertanian lapangan (PPL) terus menurun dalam sepuluh tahun terakhir, sedangkan jumlah kelompok tani yang perlu dibina justru meningkat.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Timah Gandeng Pemerintah Desa Air Limau Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Kawasan Perkebunan

    PT Timah Gandeng Pemerintah Desa Air Limau Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Kawasan Perkebunan

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA BARAT- Upaya reklamasi lahan bekas tambang yang dilakukan oleh PT Timah tidak hanya bertujuan mengembalikan fungsi ekologis lahan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Seperti halnya yang dilakukan PT Timah bersama Pemerintah Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. PT Timah berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Air Limau menyulap […]

  • Atal. S Depari Apresiasi Penandatanganan MoU Program PWI Bangka Belitung

    Atal. S Depari Apresiasi Penandatanganan MoU Program PWI Bangka Belitung

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Ketua Umum PWI Pusat Atal.S Depari mengapresiasi program PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2022 – 2027. Hal ini dikatakan Atal saat pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2822 – 2027 di Fox Haris Hotel, Pangkalpinang, Senin malam, 4 Juli 2022. “Seperti program yang berkaitan dengan lingkungan hidup, […]

  • Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas

    Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Oleh: Yudhistira Jaya Suprana  Pimred Channel8news.id CDN.id, BABEL- Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang penuh komentar, saran tanpa diminta dan penghakiman halus berkedok kepedulian, membuat kita merasa hidup dalam masyarakat yang gemar “mencampuri”. Banyak orang bisa dengan mudah masuk ke urusan ataupun domain, baik itu pribadi maupun kelompok/golongan lain, hanya berbekal rasa ingin tahu, merasa […]

  • PT Timah Rehabilitasi Puluhan Buaya, Manager PPS Alobi: Tambang Ilegal Jadi Masalahnya

    PT Timah Rehabilitasi Puluhan Buaya, Manager PPS Alobi: Tambang Ilegal Jadi Masalahnya

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Sebanyak 20 buaya yang sedang direhabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang PT Timah. Buaya-buaya yang direhabilitasi ini merupakan hasil evakuasi dari masyarakat, yang kerap berkonflik dengan masyarakat. “Diketahui jumlah konflik buaya dengan masyarakat di Bangka Belitung dalam beberapa tahun terakhir meningkat. Hal ini disebabkan oleh terganggunya ekosistem […]

  • Peringatan Nuzulul Qur’an, Molen Ingatkan Umat Muslim untuk Amalkan Isi Al-quran

    Peringatan Nuzulul Qur’an, Molen Ingatkan Umat Muslim untuk Amalkan Isi Al-quran

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Memasuki puasa ke-17 Ramadhan 1444 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar acara Nuzulul Qur’an di Panggung Taman Sari Samping Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (08/04/23). Molen sapaan akrab Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil Dalam sambutannya mengingatkan pentingnya peran Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada umat Muslim, untuk mengamalkan Dan menghayati kandungan […]

  • Hadiri Pembukaan Wonderful Journey of UMKM, Yuniar Sebut Ini Sebagai Ajang Promosi

    Hadiri Pembukaan Wonderful Journey of UMKM, Yuniar Sebut Ini Sebagai Ajang Promosi

    • calendar_month Sen, 23 Des 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG– Pj Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang menghadiri pembukaan Wonderful Journey of UMKM Bangka Belitung bertajuk Sinergi BUMN Bersama Pemerintah Daerah, di Bandara Depati Amir, Senin (23/12/2024). Bazar UMKM ini dibuka oleh General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Depati Amir, Pj Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pj Ketua TP PKK Pangkalpinang, dan […]

expand_less