Bangka Belitung dan Bayang-Bayang Timah Ilegal
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 3 Nov 2025

Pemerintah mulai bergerak. Operasi gabungan menutup sekitar 80 persen aktivitas ilegal, merampas smelter serta ratusan alat berat. PT Timah membentuk Satgas Nanggala dan Satgas Halilintar untuk mengamankan IUP perusahaan. Pemerintah juga menyiapkan WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat) agar masyarakat bisa menambang secara legal.
Namun pertanyaannya: apakah langkah ini cukup memutus rantai kekuasaan yang telah terbentuk puluhan tahun?
Selama jaringan elite ekonomi, birokrasi, dan politik tetap saling menopang, tambang ilegal akan terus tumbuh seperti rumput liar.
Bangka Belitung butuh tata kelola baru yang benar-benar menempatkan negara sebagai pengendali sumber daya. Jika tidak, kutukan timah akan tetap menjadi bayang-bayang panjang yang menelan masa depan masyarakatnya. (*)
- Penulis: Ochin
