Saat Purnama Menyapa, Gunung Padang Kembali Menyimpan Tanda
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 30 Jun 2026

Semula, rombongan direncanakan berjumlah 14 orang. Namun hingga keberangkatan, yang ikut hanya sembilan orang. Jumlah ganjil itu, menurut Dar Edi Yoga, bukan kali pertama terjadi.
“Entah kebetulan atau tidak, hampir setiap saya mengajak teman-teman ke Gunung Padang, jumlah peserta yang akhirnya berangkat sering kali berubah menjadi ganjil,” ujarnya sambil tersenyum.
Sesampainya di kawasan situs, bulan purnama bersinar terang, menerangi perjalanan rombongan dari Teras 1 hingga Teras 5. Cahaya rembulan yang memantul di antara batu-batu purba menghadirkan suasana damai yang dinikmati seluruh peserta.
Anrico Pasaribu, Raldy Doy, Toni Bramantoro, Rudolf Simbolon, dan peserta lainnya tampak larut menikmati suasana malam. Sementara Bimo, yang datang dari Jakarta, telah mempersiapkan perjalanan itu dengan membawa kursi lipat dan secangkir kopi hangat dalam tumbler agar dapat menikmati keheningan lebih lama.
Di setiap teras yang dilalui, praktisi spiritual Cahaya Adi Wibowo menyalakan dupa sebagai simbol doa dan penghormatan kepada Sang Pencipta serta kepedulian terhadap alam.
- Penulis: Ochin
