Saat Purnama Menyapa, Gunung Padang Kembali Menyimpan Tanda
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 30 Jun 2026

CDN.id, CIANJUR- Ada yang menarik dari Gunung Padang. Bagi banyak pengunjung, situs megalitikum di Kabupaten Cianjur ini bukan hanya menyimpan jejak peradaban kuno, tetapi juga menghadirkan ruang kontemplasi yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Salah satu hal yang kerap menjadi bahan perbincangan adalah kemunculan angka ganjil yang seolah hadir di berbagai sudut kawasan tersebut. Situs ini memiliki lima teras yang saling dihubungkan oleh lima anak tangga kecil. Ujung-ujung batu andesit kolom banyak membentuk pola menyerupai segi lima. Gunung Padang juga diapit oleh lima sungai, yakni Cipanggulaan, Cikuta, Ciwangun, Pasir Malang, dan Cimanggu, serta dikelilingi lima bukit, yaitu Karuhun, Pasir Empet, Pasir Malati, Pasir Malang, dan Pasir Batu. Dari puncaknya, pandangan terbuka ke arah lima gunung, yakni Pasir Pogor, Cikencana, Pangrango, Gede, dan Gunung Batu.
Bagi sebagian orang, keselarasan angka-angka tersebut menjadi simbol harmoni alam. Meski demikian, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa pola itu memiliki makna mistis tertentu.
Menariknya, pengalaman serupa kembali dirasakan rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya dan PWI Pusat saat berkunjung ke Gunung Padang pada Senin (29/6/2026) malam hingga Selasa (30/6/2026) dini hari.
Rombongan diprakarsai Bendahara PWI Jaya, Dar Edi Yoga, yang bukan sosok asing bagi Gunung Padang. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di situs tersebut pada 15 Maret 2012, ketika datang bersama dua rekannya, Dar Edi telah puluhan kali kembali berkunjung. Baginya, setiap perjalanan selalu menghadirkan pengalaman dan pelajaran yang berbeda.
- Penulis: Ochin
