Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Peradilan Agama dan Perlindungan Hak Perempuan Serta Jatuhnya Hak Asuh Anak: Kritik atas Realita Putusan

Peradilan Agama dan Perlindungan Hak Perempuan Serta Jatuhnya Hak Asuh Anak: Kritik atas Realita Putusan

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Ming, 4 Mei 2025

Peradilan Agama juga memiliki kewenangan ex officio untuk menetapkan nafkah anak meskipun tidak diminta oleh ibu, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2014 dan Pasal 156 KHI. Namun, dalam praktiknya perlindungan ini seringkali tidak berjalan sesuai harapan. Banyak kasus di mana hak nafkah istri dan anak diabaikan oleh mantan suami, sementara mekanisme penegakan putusan di pengadilan agama masih lemah dan kurang efektif. Banyak istri yang terpaksa berjuang sendiri untuk menuntut hak nafkah yang seharusnya menjadi kewajiban suami, bahkan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Ketidakpatuhan keputusan ini tidak hanya merugikan pihak perempuan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan anak dalam tumbuh kembangnya saat ia menjadi salah satu korban perceraian.

Lebih kritis lagi, soal hak asuh anak sering kali menjadi dilema. Putusan hakim terkadang lebih mengedepankan aspek ekonomi daripada kesejahteraan psikologis dan emosional anak. Hak asuh anak yang seharusnya menjadi hak ibu, terutama untuk anak yang masih kecil, tidak jarang jatuh ke tangan ayah yang secara ekonomi lebih mampu, tanpa mempertimbangkan ikatan emosional dan kebutuhan psikologis anak perbuatan ini mencerminkan bahwa putusan peradilan agama belum sepenuhnya mengakomodasi prinsip keadilan gender dan perlindungan anak secara menyeluruh.

Mediasi yang seringkali menjadi salah satu instrumen penyelesaian sengketa di peradilan agama juga belum optimal dalam menjamin hak perempuan dan anak. Seringkali mediasi hanya menjadi formalitas tanpa memberikan solusi substantif yang melindungi hak-hak tersebut

Untuk itu, harus ada evaluasi ulang terhadap mekanisme perlindungan hak perempuan dan anak di peradilan agama. Penguatan peran hakim dengan pendekatan yang lebih sensitif gender dan anak sangat diperlukan, termasuk penerapan kewenangan ex officio secara konsisten. Selain itu, aparat penegak hukum harus diberi mandat dan sarana yang memadai untuk mengeksekusi putusan nafkah dan hak asuh secara efektif. Negara juga perlu memperkuat edukasi publik dan sosialisasi hukum agar perempuan dan anak memahami haknya dan berani memperjuangkannya.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus DPRD Kep. Babel Kunjungi Panti Rehabilitasi Bina Karya Harapan Jaya

    Pansus DPRD Kep. Babel Kunjungi Panti Rehabilitasi Bina Karya Harapan Jaya

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Lanjut Marsidi, Warga Binaan (WBS) ini menjadi pribadi yang survive dalam kehidupannya di tengah-tengah masyarakat. Tentu ada program-program kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah DKI melalui panti rehabilitasi agar WBS ini dapat hidup mandiri. “Program ataupun pelatihan seperti inilah yang perlu kami tiru untuk dilakukan di daerah kami,” harapnya. Menanggapi hal tersebut Kepala UPT Panti Rehabilitasi […]

  • Setelah Tiga Kali Mangkir, Dedi Yulianto Penuhi Panggilan JPU PN Pangkalpinang Sebagai Saksi

    Setelah Tiga Kali Mangkir, Dedi Yulianto Penuhi Panggilan JPU PN Pangkalpinang Sebagai Saksi

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Iya, saya datang kesini memenuhi panggilan sebagai saksi di persidangan,” ujar Dedi. Seperti yang diketahui, Dedi Yulianto sudah tiga kali dipanggil Kejati Babel dan selalu mangkir.

  • Hadiri Workshop Birokrasi, Mie Go : Mutasi Bagi ASN Bukan Hukuman

    Hadiri Workshop Birokrasi, Mie Go : Mutasi Bagi ASN Bukan Hukuman

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Jangan menganggap mutasi itu sebagai hukuman, tapi anggaplah mutasi sebagai suatu kesempatan. Untuk dapat mengembangkan diri, jadikan motivasi dan semangat baru untuk melaksanakan tugas yang baru,” kata Mie Go, dalam sambutannya. “Jangan karena jabatan tidak naik-naik, maka etos kerja menurun, serta loyalitas juga menurun. Ingat, kita ini pegawai Pemerintah, jabatan adalah kepercayaan,” tegasnya.

  • Sahroni Dengan Tegas Kritik Usulan PSI

    Sahroni Dengan Tegas Kritik Usulan PSI

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Saya bingung nih kenapa jadi MK yang putusin? Ini kan harusnya dari DPR dahulu yang akan bahas,” terang Sahroni. “Ini aturan kok lama-lama MK semua yang putusin? Lembaga lain kelihatannya sudah tidak ada fungsinya,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, penggabungan partai dalam satu fraksi ini muncul dari Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie. Jadi, partai-partai yang suaranya […]

  • Bocorocco Wujudkan Komitmen Sosial melalui Dukungan pada Indonesia Walk for Peace

    Bocorocco Wujudkan Komitmen Sosial melalui Dukungan pada Indonesia Walk for Peace

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Vritimes
    • 0Komentar

    Bagi Bocorocco, setiap langkah memiliki arti. Langkah dapat menjadi awal dari perubahan, menghadirkan harapan, mempertemukan sesama, dan mengingatkan bahwa kepedulian selalu dimulai dari tindakan sederhana. Melalui keterlibatan dalam Indonesia Walk for Peace, Bocorocco ingin mengajak masyarakat melihat bahwa perdamaian tidak hanya dibangun melalui kata-kata, tetapi melalui kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Ketika setiap orang […]

  • Penandatanganan MOU Pemprov Babel dengan 15 Perguruan Tinggi di Kep. Babel

    Penandatanganan MOU Pemprov Babel dengan 15 Perguruan Tinggi di Kep. Babel

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Kami menyadari masing-masing daerah dituntut untuk mampu mengembangkan daerahnya, serta mampu untuk mewujudkan kinerja yang akuntabel mulai dari aspek perencanaan, pelaksana kegiatan maupun dalam aspek tata kelola administrasi pertanggungjawabannya,” ungkapnya. Mencermati hal tersebut, ia merasa pihaknya perlu untuk terus berupaya menjalin koordinasi dan kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Kep. Babel untuk turut serta berperan aktif […]

expand_less