MK Kabulkan Gugatan UU Peradilan Militer, Presiden dan DPR Didesak Segera Revisi
- account_circle Ochin
- calendar_month Kam, 15 Okt 2026

Tim Supremasi Sipil juga menyoroti sejumlah persoalan dalam sistem peradilan militer, termasuk ketidakjelasan pembedaan antara tindak pidana umum dan tindak pidana militer. Selain itu, mereka menilai mekanisme pengangkatan dan pengembangan karier hakim militer perlu disesuaikan dengan prinsip independensi peradilan.
Menurut mereka, kedudukan peradilan militer perlu ditata agar sejalan dengan prinsip peradilan satu atap di bawah Mahkamah Agung. Mereka juga menyoroti potensi persoalan independensi dalam penerapan asas kesatuan komando, tanggung jawab terhadap bawahan, dan kepentingan militer ketika prajurit diadili atas tindak pidana umum.
Desakan tersebut berkaitan dengan pengalaman hukum yang dialami kedua pemohon. Lenny Damanik merupakan ibu dari MHS, seorang anak yang meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan oleh prajurit TNI. Dalam perkara tersebut, Riza Pahlevi dijatuhi hukuman penjara selama 10 bulan.
Sementara itu, Eva Meliani Br. Pasaribu merupakan anak dari jurnalis Rico Sempurna Pasaribu yang meninggal dunia bersama tiga anggota keluarganya dalam peristiwa pembakaran rumah. Peristiwa tersebut terjadi setelah Rico memberitakan dugaan bisnis perjudian yang disebut berkaitan dengan prajurit TNI berinisial Koptu HB.
- Penulis: Ochin
