Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketahanan Pangan dan Konflik Lahan di Papua

Ketahanan Pangan dan Konflik Lahan di Papua

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026

OLEH : OKTOFIAN

Mahasiswa Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Pemerintah Indonesia beberapa tahun terakhir terus mendorong program food estate sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan nasional. Secara konsep, tujuan program ini sebenarnya cukup baik karena negara memang membutuhkan cadangan pangan yang kuat untuk menghadapi ancaman krisis pangan global.

Pemerintah juga beranggapan bahwa pembukaan lahan pertanian skala besar dapat meningkatkan produksi beras dan mengurangi ketergantungan impor. Namun, ketika kebijakan tersebut diterapkan di lapangan, terutama di Papua, muncul persoalan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar urusan produksi pangan.

Menurut Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dalam Laporan Akhir Tahun 2023, konflik agraria di Indonesia masih terus meningkat dan banyak melibatkan masyarakat adat yang kehilangan akses terhadap tanahnya. Konflik ini tidak hanya terjadi di Jawa atau Kalimantan, tetapi juga mulai meluas ke wilayah timur Indonesia, termasuk Papua. Dalam banyak kasus, masyarakat lokal merasa tidak benar-benar dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan terkait penggunaan lahan mereka.

Hal inilah yang paling membuat saya tertarik ketika melihat konflik lahan di Papua. Masyarakat adat seolah hanya menjadi objek pembangunan tanpa memiliki ruang yang cukup untuk menentukan nasib wilayah mereka sendiri. Padahal, tanah bagi masyarakat Papua bukan hanya tempat tinggal atau sumber ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas dan kehidupan sosial mereka.

Ketika lahan diambil tanpa keterlibatan yang jelas, dampaknya bukan hanya kehilangan ruang hidup, tetapi juga hilangnya hubungan budaya yang selama ini mereka jaga.

Film dokumenter Pesta Babi menjadi salah satu gambaran yang cukup kuat mengenai persoalan tersebut. Film ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Papua berusaha mempertahankan hak hidup mereka di tengah masuknya proyek besar yang mengatasnamakan pembangunan dan ketahanan pangan.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringkat 9 Nasional Kenaikan IPP Gubernur Hidayat Arsani: Ini Penghargaan untuk Pemuda Pemudi Babel

    Peringkat 9 Nasional Kenaikan IPP Gubernur Hidayat Arsani: Ini Penghargaan untuk Pemuda Pemudi Babel

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA— Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 Tahun 2025, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menganugerahkan Penghargaan Wirasena 2025 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, atas capaian kenaikan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2024 yang menempatkan Babel di peringkat ke-9 tertinggi […]

  • Jumlah Pelajar TA 2025- 2026 Program Kelas Beasiswa PT Timah Meningkat

    Jumlah Pelajar TA 2025- 2026 Program Kelas Beasiswa PT Timah Meningkat

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG– Sebanyak 248 pelajar dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau mendaftarkan diri dalam Program Kelas Beasiswa PT Timah SMAN 1 Pemali Tahun Pelajaran 2025/2026. Program Kelas Beasiswa PT Timah pada SMAN 1 Pemali ini disambut antusias oleh para peserta, dimana jumlah siswa yang mendaftar tahun ini meningkat dibandingkan tahun […]

  • Polemik Pulau Tujuh DPRD dan Pemprov Babel Sepakat akan Perjuangkan

    Polemik Pulau Tujuh DPRD dan Pemprov Babel Sepakat akan Perjuangkan

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA- Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya menekankan bahwa DPRD dan Pemprov Babel akan terus berupaya mengembalikan status Pulau Tujuh, masuk dalam wilayah administrasi Negeri Serumpun Sebalai, Selasa (24/6/2025). Didit Srigusjaya menampik polemik Pulau Tujuh kembali mencuat, usai adanya kasus serupa yang terjadi dengan melibatkan antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara. […]

  • Basarnas Kep. Babel Diskusikan Pembangunan _Tower Repling_ dan Pelatihan Potensi SAR ke Pj. Gubernur Suganda

    Basarnas Kep. Babel Diskusikan Pembangunan _Tower Repling_ dan Pelatihan Potensi SAR ke Pj. Gubernur Suganda

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.Id, PANGKALPINANG – Basarnas Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) melakukan diskusi bersama Penjabat (Pj.) Gubernur Kepulauan Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu, terkait pelaksanaan kegiatan Pelatihan Potensi SAR dan Pembangunan _Tower Repling_, di Ruang VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Rabu (7/6/2023). Terkait hal ini, Kepala Basarnas Kepulauan Babel, I Made Oka Astawa mengatakan, bahwa pihaknya berencana menggelar […]

  • Kereta Tanpa Awak ini Bakal Jadi Transportasi Canggih di IKN

    Kereta Tanpa Awak ini Bakal Jadi Transportasi Canggih di IKN

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Kereta tanpa awak dan berbasis teknologi ini akan jadi transportasi canggih di IKN, Salah satunya pembangunan Kereta Otonom atau Autonomous Rail Transit (ART) di IKN. Seperti yang dikutip si Instagram Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, saat terbang ke China untuk melihat penampakannya. Untuk memastikan kelayakan penggunaan ART ini di IKN, “Gaes ada […]

  • Heryawandi Tegaskan Rendahnya Pendapatan Daerah Harus Segera Diantisipasi

    Heryawandi Tegaskan Rendahnya Pendapatan Daerah Harus Segera Diantisipasi

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BABEL- Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Heryawandi mengatakan permasalahan terkait rendahnya pendapatan pemerintah daerah itu harus segera diantisipasi, terutama terkait rencana besar daerah mengenai penambahan royalti bagi hasil dari sektor timah. “Itu sampai hari ini belum terrealisasi, kita berharap semua pihak termasuk PT Timah, untuk bisa menjadi perhatian khusus. Supaya daerah ini juga […]

expand_less