Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jaminan Perorangan: Antara Perlindungan Kreditur dan Risiko Debitur

Jaminan Perorangan: Antara Perlindungan Kreditur dan Risiko Debitur

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Kam, 25 Sep 2025

Selain itu, masyarakat harus lebih sadar hukum. Banyak orang menandatangani dokumen tanpa memahaminya. Padahal, menandatangani perjanjian jaminan perorangan dapat memiliki konsekuensi jangka panjang dan signifikan terhadap kehidupan ekonomi. Untuk membuat setiap orang lebih berhati-hati sebelum memberikan jaminan, pendidikan hukum praktis harus diperkuat.

Pada akhirnya, jaminan individu adalah senjata bermata dua. Ia berfungsi sebagai perlindungan bagi kreditur melawan kemungkinan gagal bayar, tetapi bagi penjamin, ia dapat berfungsi sebagai jebakan yang menguras habis aset dan menimbulkan tekanan psikologis. Jika tidak ada aturan yang adil, posisi penjamin akan selalu mengalami kerugian.

Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa negara, melalui perangkat hukumnya, harus hadir untuk menyeimbangkan kepentingan kreditur dan debitur. Kepastian hukum bagi kreditur tetap penting agar roda ekonomi berputar. Namun, perlindungan bagi penjamin tidak boleh diabaikan demi mencegah praktik eksploitatif. Keadilan sejati hanya akan tercapai apabila semua pihak yang terlibat dalam hubungan utang-piutang memperoleh perlindungan hukum yang proporsional.

Dengan demikian, jaminan perorangan seharusnya tidak hanya dipandang sebagai instrumen perlindungan kreditur, tetapi juga sebagai tantangan dalam memastikan keadilan bagi debitur dan penjamin. Jika keseimbangan ini tercapai, maka sistem pembiayaan akan berjalan sehat, stabil, dan manusiawi.

 

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less