Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » “Perut Kenyang Hari Ini dibayar Tanah Berlubang Esok Hari: Ironi Reklamasi dan Nasib Anak-anak Penambang”

“Perut Kenyang Hari Ini dibayar Tanah Berlubang Esok Hari: Ironi Reklamasi dan Nasib Anak-anak Penambang”

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025

OLEH : Aditya Guswanto Putra

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Di beberapa sudut Bangka Belitung, kehidupan bergerak di atas tanah yang tidak lagi utuh. Lubang-lubang bekas tambang terbentang seperti bekas luka yang tidak pernah sembuh, sebagian berisi air keruh, sebagian menganga telanjang di bawah terik matahari. Namun di sekeliling lubang-lubang itu, hidup tetap berjalan: anak-anak berangkat ke sekolah, keluarga menanak nasi, dan para penambang kembali turun ke lubang yang sama—demi satu hal yang paling dasar dalam hidup manusia: perut yang harus diisi hari ini.

Inilah ironi besar pertambangan di Indonesia: perut kenyang hari ini dibayar dengan tanah berlubang esok hari.

Dalam kegiatan sosialisasi hukum pertambangan yang dilakukan di Bangka Belitung, terungkap sebuah fakta sosial yang menggelisahkan sekaligus menyentuh: banyak siswa yang hadir adalah anak-anak para penambang. Bagi mereka, pertambangan bukan sekadar topik materi kuliah atau kajian hukum. Ia adalah dunia tempat orang tua mereka bertaruh nyawa, dan lingkungan tempat mereka akan membangun masa depan. Ironisnya, masa depan itu justru berdiri di atas tanah yang semakin kehilangan bentuk.

Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari para siswa bukanlah pertanyaan akademis biasa. “Bagaimana kalau reklamasi tidak dilakukan?” “Siapa yang bertanggung jawab kalau tanah ini dibiarkan berlubang?” Di balik pertanyaan-pertanyaan itu, tersimpan kecemasan yang lebih dalam: apakah kami masih punya tempat tinggal yang aman di masa depan?

Hukum Ada, Tapi Diam di Hadapan Lubang

Jika ditilik secara normatif, Indonesia tidak kekurangan aturan. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan tegas mewajibkan pemegang IUP dan IUPK untuk melaksanakan reklamasi dan pascatambang. Kewajiban tersebut diperjelas dalam PP Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, yang mengatur rencana reklamasi, jaminan reklamasi, hingga tanggung jawab pemulihan lingkungan setelah kegiatan pertambangan selesai. Bahkan, prinsip perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup juga telah ditegaskan dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Di atas kertas, negara tampak sangat serius. Semua tertulis dengan rapi, sistematis, dan tegas. Namun di lapangan, yang berbicara justru lubang-lubang itu.

Di sinilah terjadi jurang besar antara law in the books dan law in action. Norma yang seharusnya melindungi lingkungan dan masyarakat berubah menjadi teks yang tak punya keberanian untuk diwujudkan. Banyak perusahaan beroperasi tanpa reklamasi yang layak, sementara negara lebih sering hadir sebagai pemberi izin daripada penegak kewajiban.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026

    Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2026
    • account_circle Vritimes
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mandiri Taspen) meraih penghargaan “Yearly Excellent Performance State-Owned Enterprise Subsidiary 2026” berdasarkan Financial Performance Assessment 2025 dari The Asian Post. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan pencapaian perusahaan sepanjang 2025. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Indonesia Collaborative Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group di Shangri-La […]

  • Ikut Rekruitment Polri?? Ini ‘Bocoran’ dari Kapolres Bangka Barat

    Ikut Rekruitment Polri?? Ini ‘Bocoran’ dari Kapolres Bangka Barat

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, MUNTOK-Jelang rekruitment anggota Polri tahun ini, Kapolres Bangka Barat, AKBP. Catur Prasetyo memberikan ‘bocoran’ ke warga Bangka Barat. Selain memberikan sejumlah tips, Kapolres juga mengajak para remaja fresh graduate untuk ikut dalam seleksi penerimaan anggota Polri di Mapolda Babel. Dalam kegiatan rutin “Jumat Curhat” pada Jumat (17/2/23) pagi, AKBP. Catur Prasetyo menjelaskan hal-hal yang […]

  • IDSurvey Resmikan Desa Binaan Nglarangan, Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Warga

    IDSurvey Resmikan Desa Binaan Nglarangan, Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Warga

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle Vritimes
    • 0Komentar

    CDN.id, Jakarta – PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey meresmikan Desa Binaan Nglarangan di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 23 September 2026. Program yang dirancang hingga 2028 ini bertujuan memperluas peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup warga melalui penguatan pendidikan (IDS Skill Plus), pengelolaan lingkungan (IDS Eco Assure), serta IDS […]

  • Hadiri Apel Patroli Keamanan Sekolah, Kapolda Metro Minta Perkuat Peran Siswa Jaga Keamanan Lingkungan Sekolah

    Hadiri Apel Patroli Keamanan Sekolah, Kapolda Metro Minta Perkuat Peran Siswa Jaga Keamanan Lingkungan Sekolah

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Saka Bhayangkara dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (17/11/2025). Sedikitnya 1.700 peserta turut hadir, mulai dari Saka Bhayangkara, Pramuka Gugus Depan, hingga Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dari seluruh Polres jajaran. Apel ini sekaligus menjadi momentum pencanangan […]

  • Abaikan Nasehat Nenek, Bocah Malang Diterkam Buaya di Air Rabang

    Abaikan Nasehat Nenek, Bocah Malang Diterkam Buaya di Air Rabang

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA TENGAH – Hati-hati jika tidak mendengar nasehat orangtua, itulah kata yang tepat untuk seorang bocah perempuan malang di Desa Sungai Selan. CS (7) seorang bocah perempuan malang menjadi teror buaya di kawasan Air Rabang Parit 1 Desa Sungai Selan Atas, Kecamatan Sungai Selan, Minggu (28/01/24) sekitar pukul 17.30 WIB. Kapolres Bangka Tengah melalui […]

  • Asik Berenang di ‘Kolong’ Air Telang, Bocah Laki-Laki Tewas Tenggelam

    Asik Berenang di ‘Kolong’ Air Telang, Bocah Laki-Laki Tewas Tenggelam

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, KELAPA- Seorang bocah Laki-laki ditemukan tewas tenggelam saat berenang di Air telang Kel. Kelapa. Kec. Kelapa Kab.Bangka Barat (Babar), Senin (02/10/23). “Berdasarkan keterangan dari saksi saksi, korban MA (9) mandi bersama dengan Faiq dan Amar, mereka pergi ke air telang untuk mandi sekitar pukul 14.30 wib. Kemudian kedua temannya pulang, lantaran mengira korban kalau […]

expand_less