Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Tuhan Maha Adil, Tapi Putusan Hakim Belum Tentu

Tuhan Maha Adil, Tapi Putusan Hakim Belum Tentu

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sel, 13 Mei 2025

Misalnya, dalam perkara perceraian atau warisan, meskipun hukum Islam sudah jelas mengatur hak-hak pihak yang terlibat, keputusan hakim terkadang tidak mencerminkan keadilan yang seharusnya ada, karena diwarnai oleh bias atau pengaruh yang lebih bersifat sosial.

Tentu saja, pengadilan agama memiliki tujuan untuk menciptakan keadilan berdasarkan ajaran agama. Namun, dalam praktiknya, banyak kasus yang menunjukkan bahwa apa yang dianggap adil oleh satu hakim, belum tentu dianggap adil oleh hakim lainnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai konsistensi dan keabsahan keputusan-keputusan yang diambil dalam peradilan agama.

Seringkali, keputusan hakim lebih berfokus pada bentuk dan prosedur hukum yang kaku, sementara mempertimbangkan faktor manusiawi, seperti kebutuhan emosional atau sosial, terlupakan. Ini menciptakan jurang antara keadilan yang ditawarkan oleh sistem peradilan dan keadilan yang dicari oleh mereka yang terlibat dalam proses tersebut.

Namun, keadilan Tuhan bukanlah keadilan yang semata-mata diukur dari keputusan formal atau legalistik yang tertera dalam teks-teks agama. Keadilan Tuhan lebih mengarah pada pemahaman yang lebih mendalam tentang setiap peristiwa, di mana Tuhan mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi dan apa yang terbaik untuk umat-Nya, meski sering kali hal itu tidak tampak sesuai dengan keinginan kita sebagai manusia.

Keputusan-keputusan yang diambil oleh pengadilan agama, meskipun berusaha mencerminkan kehendak Tuhan, masih terperangkap dalam keterbatasan manusiawi. Ini menjadi paradoks besar: bagaimana mungkin keadilan Tuhan yang sempurna dapat tercermin dalam sistem yang pada dasarnya sangat terpengaruh oleh keterbatasan pemahaman manusia?

Kontradiksi ini menjadi lebih nyata ketika kita mempertimbangkan berbagai keputusan peradilan yang seharusnya mencerminkan prinsip keadilan yang universal dan tidak memihak. Namun, keputusan-keputusan tersebut sering kali tidak adil bagi pihak yang lebih lemah atau kurang beruntung secara sosial dan ekonomi.

Sebagai contoh, dalam beberapa kasus perceraian, meskipun agama memberikan pedoman yang jelas tentang hak-hak setiap pihak, realitas di lapangan menunjukkan bahwa keputusan hakim bisa jadi tidak menguntungkan pihak yang lebih rentan, seperti wanita atau anak-anak, yang terkadang tidak mendapatkan perlindungan yang cukup dari sistem peradilan.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • giring nidji ke politik

    Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2017
    • account_circle Ochin
    • 33Komentar

    Acara ini digelar di kediaman Giring, Jl Deplu Raya, Perumahan Pinang Residence, Pondok Pinang, Jaksel, Jumat (8/9/2017). Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka serta keluarga Giring dan kerabatnya. Acara syukuran ini digelar secara sederhana.

  • Empat Tahun UU Pelindungan Data Pribadi: Menghitung Hari Menuju Efektivitas Peraturan Teknis (PP PDP)

    Empat Tahun UU Pelindungan Data Pribadi: Menghitung Hari Menuju Efektivitas Peraturan Teknis (PP PDP)

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2026
    • account_circle Vritimes
    • 0Komentar

    3. Sanksi dipahami sebagai satu angka. Denda 2 persen saja tidak menjelaskan variabel penghitungan, jalur perdata, pidana, dan PTUN. Buku menganalisis keempat jalur sanksi tersebut lengkap dengan contoh hitungan. 4. Dokumen wajib tidak punya daftar tunggal. Kewajiban dokumen tersebar di banyak pasal sehingga tidak jelas mana yang wajib, bersyarat, dan bersanksi. Buku memetakan 43 dokumen […]

  • Pimpin Rapat Peringatan HKG PKK ke-52 Pj Ketua TP PKK Babel: Persiapkan Sampai Detail

    Pimpin Rapat Peringatan HKG PKK ke-52 Pj Ketua TP PKK Babel: Persiapkan Sampai Detail

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Kebersamaan dan kekompakan dikatakannya perlu dijaga dalam pelaksanaan Jambore dan HKG PKK nantinya. “Bersama kita bisa, kita bisa bila bersama. Ini tetap jadi semboyan kita dalam menyukseskan kegiatan tersebut,” harapnya. Sementara Kepala Dinas Sosial PMD Budi Utama menjelaskan bahwa keikutsertaan pada Jambore dan HKG PKK sebagai satu kesatuan membawa nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

  • Ketahanan Pangan Papua Dalam Bayang-bayang Politik Pembangunan: Pelajaran Dari Dokumenter Pesta Babi

    Ketahanan Pangan Papua Dalam Bayang-bayang Politik Pembangunan: Pelajaran Dari Dokumenter Pesta Babi

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Program food estate di Papua menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan dapat memunculkan dilema antara kepentingan nasional dan kepentingan masyarakat lokal. Dari perspektif pemerintah, proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor. Pemerintah bahkan menargetkan pengembangan kawasan pangan skala besar di Merauke sebagai bagian dari strategi swasembada pangan Indonesia. Namun, sejumlah penelitian […]

  • PT Timah Dukung Kunjungan Universitas Pertahanan RI, Buka Peluang Karier dan Beasiswa bagi Pelajar SMAN 1Pemali

    PT Timah Dukung Kunjungan Universitas Pertahanan RI, Buka Peluang Karier dan Beasiswa bagi Pelajar SMAN 1Pemali

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Terima kasih atas kepercayaan menjadikan SMA Negeri 1 Pemali sebagai lokasi sosialisasi, yang juga dihadiri siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Sungailiat. Informasi tentang Universitas Pertahanan ini sangat penting untuk masa depan anak-anak kami. Oleh karena itu kami juga mengundang siswa dari SMA Negeri 1 Sungailiat agar mendapatkan manfaat yang sama,” tambahnya. Kehadiran tim dari Universitas […]

  • PT Timah Salurkan Bantuan Pos Kamling dan HT untuk Perkuat Keamanan Desa di Bangka Tengah

    PT Timah Salurkan Bantuan Pos Kamling dan HT untuk Perkuat Keamanan Desa di Bangka Tengah

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Dirinya menjelaskan, sebagian besar pos ronda di Desa Tanjung Gunung telah mengalami kerusakan akibat faktor usia. Beberapa bangunan bahkan mengalami kerusakan pada bagian atap dan lantai sehingga tidak lagi optimal digunakan sebagai tempat berjaga. Selain sebagai fasilitas ronda, Pos Kamling juga berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pengawasan lingkungan yang mendukung tugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam […]

expand_less