Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Timah Untuk Hari ini, Lingkungan Untuk Masa Depan

Timah Untuk Hari ini, Lingkungan Untuk Masa Depan

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Jum, 5 Jun 2026

Salah satu dampak yang paling terlihat adalah munculnya lubang-lubang bekas tambang yang tidak direklamasi dengan baik dan sebagian tempat wisata seperti pantai di Bangka Belitung penuh kapal-kapal atau mesin tambang yang dimana karena aktivitas tersebut membuat air laut keruh.

Selain itu, bentang alam yang masif menyebabkan terganggunya fungsi ekosistem. Tanah menjadi sulit dimanfaatkan kembali untuk pertanian, sementara kualitas air terus menurun akibat limbah dan sedimentasi dari aktivitas pertambangan. Pada akhirnya, masyarakat yang sebelumnya memperoleh keuntungan dari tambang justru harus menghadapi berbagai persoalan lingkungan yang mengurangi kualitas hidup mereka sendiri.

Dampak pertambangan tidak hanya berhenti pada aspek lingkungan. Aktivitas tambang juga memunculkan persoalan sosial yang cukup kompleks. Di tengah masyarakat sering muncul perbedaan kepentingan antara kelompok yang memperoleh manfaat ekonomi dari tambang dan kelompok yang terdampak langsung oleh kerusakan lingkungan.

Konflik semacam ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi tidak selalu berjalan seiring dengan kepentingan sosial masyarakat. Bahkan dalam beberapa kasus, orientasi terhadap keuntungan jangka pendek membuat sebagian anak dan remaja lebih memilih bekerja di tambang dibandingkan melanjutkan pendidikan. Fenomena ini tentu menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia Bangka Belitung di masa depan.

Lebih jauh lagi, kerusakan lingkungan akibat pertambangan juga berdampak pada keanekaragaman hayati. Hilangnya vegetasi dan habitat alami menyebabkan berbagai spesies satwa mengalami penurunan populasi. Monyet, kera, dan berbagai jenis burung kehilangan ruang hidup akibat ekspansi aktivitas pertambangan dan juga ekosistem di laut menjadi terganggu.

Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa pengendalian yang memadai, bukan tidak mungkin beberapa spesies akan menghadapi ancaman kepunahan lokal. Kerugian ekologis seperti ini sering kali tidak terlihat secara langsung, tetapi dampaknya akan dirasakan oleh generasi mendatang.

Karena itu, pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada peningkatan produksi dan pendapatan daerah. Pengawasan terhadap aktivitas pertambangan harus diperkuat, terutama terhadap praktik-praktik yang merusak lingkungan. Penegakan hukum juga harus dilakukan secara konsisten tanpa membedakan pelaku. Selain itu, program reklamasi lahan bekas tambang tidak boleh sekadar menjadi formalitas administratif. Reklamasi harus benar-benar dilaksanakan secara berkelanjutan agar lahan yang rusak dapat kembali memiliki fungsi ekologis dan ekonomi bagi masyarakat.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Hellyana Jajaki Kerja Sama dengan Podomoro University

    Wagub Hellyana Jajaki Kerja Sama dengan Podomoro University

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Menurutnya, saat ini pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung berada di angka 0,77 persen. Untuk mendorong peningkatannya, diperlukan langkah konkret dalam membangun SDM yang berdaya saing, dan memperkuat sektor UMKM. “Kami sudah melakukan beberapa kunjungan ke sektor industri seperti pabrik tapioka, dan langkah selanjutnya adalah bagaimana memastikan tenaga kerja lokal siap dan berdaya. Kami berharap kerja sama […]

  • PT Timah Gandeng The Tanggokers Perkuat Pelestarian Ikan Endemik Pulau Bangka

    PT Timah Gandeng The Tanggokers Perkuat Pelestarian Ikan Endemik Pulau Bangka

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Berkat dukungan PT Timah, kami dapat memperkuat upaya penelitian sekaligus konservasi ikan endemik. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga kekayaan hayati Bangka Belitung,” ujar Swarlanda saat menyerahkan buku kepada manajemen PT Timah, Jumat (3/7/2026). Ia berharap buku tersebut dapat didistribusikan secara lebih luas ke berbagai daerah di Indonesia agar masyarakat semakin mengenal kekayaan ikan […]

  • World Clean Up Day, PT Timah Bersama Pelajar dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Kawasan Taman Sari

    World Clean Up Day, PT Timah Bersama Pelajar dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Kawasan Taman Sari

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Taman Sari ini salah satu aset dari PT Timah yang menjadi tujuan masyarakat Sungailiat untuk jogging atau jalan sehat, sekaligus tempat digelarnya banyak event. Jadi kita harus selalu berupaya menjaga kebersihannya demi kenyamanan bersama, salah satunya melalui gotong royong dalam rangka World Clean Up Day,” ujarnya. Menurut Ismir, gotong royong ini juga mampu membangun kesadaran […]

  • Komite II DPD RI Tinjau Tata Kelola Lingkungan di Babel, PT Timah Tbk Siap Bersinergi

    Komite II DPD RI Tinjau Tata Kelola Lingkungan di Babel, PT Timah Tbk Siap Bersinergi

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Kami berharap para Kepala Desa, Bupati dan Gubernur untuk membangun komunikasi dengan DPD RI, karena sesungguhnya DPD RI itulah wakil pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat. Dan kita berharap pertemuan ini bisa memberikan dampak positif bagi tata kelola pertambangan dan lingkungan di Bangka Belitung,” ucapnya. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan […]

  • Satgas Pangan Polda Babel Turun ke Pasar dan Distributor Beras

    Satgas Pangan Polda Babel Turun ke Pasar dan Distributor Beras

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    – Cabe Kecil/Rawit luar harga konsumen : Rp 120.000,-/kg; – Cabe Kecil/Rawit lokal : harga konsumen Rp 120.00”0,-/kg; – Bawang merah brebes : harga konsumen Rp 38.000 ,-/kg; – Bawang Putih : harga Konsumen Rp 37.000,-/kg; – Ayam Bulat harga konsumen Rp 32.000,-/kg; – Ayam Bersih harga konsumen Rp 35.000,-/kg; – Minyak goreng merek Fortune […]

  • Suarakan Keresahan Rakyat Ketua DPRD Babel Desak Kementerian Kehutanan untuk Segera Cabut Izin HTI

    Suarakan Keresahan Rakyat Ketua DPRD Babel Desak Kementerian Kehutanan untuk Segera Cabut Izin HTI

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Didit pun mengajak seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk terus bersatu dan berdoa agar perjuangan ini dikabulkan oleh Allah SWT. Kehadiran DPRD Babel di Jakarta bukan sekadar kunjungan, melainkan wujud nyata perlawanan rakyat Babel terhadap kebijakan yang dianggap mengancam masa depan generasi. Dengan semangat yang berkobar, mereka menegaskan tidak akan berhenti sebelum izin HTI itu benar-benar […]

expand_less