Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia
- account_circle Vritimes
- calendar_month 2 jam yang lalu

CDN.id – JAKARTA, Memasuki tahun ke-10 melalui tema A Decade of Growth, Astra Property terus memperkuat portofolio industrial, komersial dan residensial untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. – Di tengah dinamika pasar, okupansi ruang kantor Jakarta Non-CBD mencapai 70%, sementara warehouse modern di Greater Jakarta mencapai 90,2% pada Q2 2026, memperkuat kebutuhan akan pengembangan properti yang mengedepankan connectivity, accessibility, convenience, quality, dan integrated development.
Jakarta, 05 Oktober 2026 — Memasuki satu dekade perjalanan, Astra Property melihat kebutuhan ruang di Indonesia terus berkembang seiring perubahan aktivitas bisnis dan industri. Di sektor perkantoran, tingkat okupansi gedung di kawasan Non CBD (Central Business District) Jakarta telah mencapai hampir 70%, menunjukkan pemulihan permintaan secara bertahap. Sementara itu, sektor pergudangan modern di Greater Jakarta mencatat tingkat okupansi sebesar 90,2% pada kuartal II 2026, mencerminkan kebutuhan yang tetap kuat terhadap infrastruktur industri dan logistik.
Perkembangan pasar tersebut menjadi bagian dari perjalanan Astra Property dalam membangun portofolio properti yang mencakup sektor infrastruktur industri dan logistik, komersial dan residensial. Di sektor infrastruktur industri dan logistik, Astra Property terus memperluas kehadirannya melalui pengembangan fasilitas pergudangan modern Cibinong Logistics Hub yang dicanangkan akan selesai pada tahun 2027. Melalui sektor komersial, Astra Property menghadirkan gedung Arumaya Financial Center yang terletak di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan dengan konsep work-life integration yang telah mendapatkan sertifikasi GREENSHIP Gold dari GBCI. Dan pada sektor residensial, Altéa BLVD telah berhasil merampungkan cluster pertamanya dan mulai handover unit pada November 2026.
Pergeseran Kebutuhan Properti Mendorong Pengembangan yang Lebih Terintegrasi
Sejalan dengan perkembangan pasar, kebutuhan terhadap ruang juga semakin berkembang. Pengguna kini semakin mempertimbangkan aspek efisiensi, fleksibilitas, aksesibilitas, konektivitas, kualitas fasilitas, hingga keberlanjutan dalam memilih ruang yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pada sektor perkantoran, misalnya, permintaan saat ini lebih banyak didorong oleh relokasi, penyesuaian ukuran ruang, dan peningkatan kualitas, dengan preferensi terhadap ruang yang siap digunakan, fleksibel, memiliki akses transportasi publik, serta mendukung efisiensi biaya operasional.
- Penulis: Vritimes
