Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Quality Control Odoo: Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan

Quality Control Odoo: Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan

  • account_circle Vritimes
  • calendar_month 3 jam yang lalu

Peringatan mutu juga berguna sebagai bahan evaluasi pemasok. Sistem ERP Odoo menyimpan riwayatnya bersama dokumen penerimaan barang. Pola penolakan pada satu pemasok akan terlihat dalam beberapa bulan. Negosiasi berikutnya bisa memakai data, bukan keluhan lisan.

Menjadikan Quality Control Odoo Kebiasaan, Bukan Proyek

Sistem mutu gagal ketika dianggap beban administrasi tambahan. Operator perlu melihat manfaatnya pada pekerjaan mereka sendiri. Pemeriksaan yang ringkas dan jelas lebih mungkin dijalankan konsisten. Titik periksa berlebihan justru membuat orang mencari jalan pintas.

Penerapan quality control Odoo sebaiknya dimulai dari produk yang paling sering dikomplain. Cakupannya diperluas setelah operator terbiasa dengan alurnya. Cara bertahap ini menekan penolakan dari lantai produksi.

i2C Studio mendampingi produsen menata alur mutu sejak audit di lapangan. Sebagai Odoo Silver Partner yang berbasis di Bandung, timnya memetakan proses produksi lebih dulu. Konfigurasi titik periksa disusun setelah risikonya dipahami bersama. Diskusi awal bersama konsultan Odoo cukup untuk menilai kesiapan proses Anda.

1. Apakah pemeriksaan mutu bisa menahan pengiriman barang?

Bisa, karena proses berikutnya tertahan sampai pemeriksaan tersebut diselesaikan petugas.

2. Apakah semua produk harus diperiksa satu per satu?

Tidak, karena frekuensi pemeriksaan dapat diatur acak sesuai tingkat risiko produk.

3. Apakah hasil pengukuran tersimpan sebagai data yang bisa dianalisis?

Ya, nilai hasil ukur tercatat pada setiap pemeriksaan beserta batas toleransinya.

  • Penulis: Vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less