Quality Control Odoo: Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan
- account_circle Vritimes
- calendar_month 1 jam yang lalu

Satu komplain pelanggan bisa menghapus hasil kerja sebulan penuh. Barang kembali, biaya kirim terbuang, dan kepercayaan ikut tergerus. Kondisi seperti ini mendorong banyak pabrik menata quality control Odoo secara serius. Pemeriksaan mutu tidak lagi ditaruh di ujung proses.
Biaya cacat memang meningkat seiring jauhnya barang melangkah. Bahan bermasalah yang tertahan di gudang hanya perlu ditukar. Produk cacat yang sudah dikirim menuntut penarikan, penggantian, dan permintaan maaf. Prinsip biaya mutu menyebut beban itu berlipat pada setiap tahap berikutnya.
Masalahnya, pemeriksaan sering bergantung pada ingatan petugas. Standar tertulis tersimpan di lemari, jarang dibuka saat produksi berjalan. Hasil pemeriksaan dicatat di buku tulis yang berbeda tiap regu. Ketika ada keluhan, penelusurannya nyaris mustahil dilakukan.
Perbaikannya dimulai dari memindahkan standar ke dalam alur kerja. Setiap tahap memiliki titik periksa yang tidak bisa dilewati. Banyak produsen menata hal tersebut memakai sistem ERP Odoo. Mutu pun berhenti menjadi urusan satu departemen saja.
Mengapa Cacat Baru Ketahuan di Tangan Pelanggan
Pemeriksaan yang Hanya Terjadi di Ujung Proses
Banyak pabrik memeriksa mutu setelah barang selesai dikemas. Pada titik itu biaya bahan dan tenaga sudah terlanjur keluar. Perbaikan berarti membongkar ulang pekerjaan satu batch. Sebagian perusahaan akhirnya memilih meloloskan barang yang meragukan.
Catatan Mutu yang Berhenti di Buku Tulis
Hasil pemeriksaan biasanya ditulis tangan oleh operator. Buku itu jarang diketik ulang menjadi data yang bisa dianalisis. Pola kegagalan berulang pun tidak pernah terlihat. Keputusan perbaikan diambil berdasarkan kesan, bukan angka.
Tiga Titik Pemeriksaan yang Sering Dilewatkan
Alur produksi sebenarnya menyediakan beberapa kesempatan menyaring cacat:
• Saat bahan baku diterima dari pemasok
• Saat proses berlangsung di mesin atau stasiun kerja
• Saat barang jadi disiapkan untuk pengiriman
Bahan Baku yang Lolos Tanpa Diuji
Penerimaan barang sering hanya mencocokkan jumlah dengan surat jalan. Mutu bahan baru diperiksa ketika proses produksi bermasalah. Padahal penolakan di tahap ini paling murah biayanya. Pemasok pun lebih mudah dimintai pertanggungjawaban.
Pemeriksaan Sebelum Barang Naik ke Kendaraan
Pemeriksaan akhir kerap dilewati karena kejar tenggat pengiriman. Satu kardus salah label bisa memicu retur satu pengiriman penuh. Pemeriksaan singkat di titik ini menahan biaya terbesar. Waktunya pun jauh lebih pendek daripada proses penarikan barang.
Cara Menyusun Quality Control Odoo di Alur Produksi
Titik periksa disusun mengikuti operasi, bukan mengikuti jabatan. Sistem menahan proses berikutnya bila pemeriksaan belum diselesaikan. Urutan penyiapannya umumnya seperti berikut:
1. Tentukan produk atau kategori yang membutuhkan pemeriksaan
- Penulis: Vritimes
