Quality Control Odoo: Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan
- account_circle Vritimes
- calendar_month 3 jam yang lalu

2. Pilih operasi tempat pemeriksaan itu dijalankan
3. Tetapkan jenis pemeriksaan beserta batas toleransinya
4. Atur frekuensi, apakah setiap kali atau secara acak
5. Tunjuk tim yang menangani kegagalan pemeriksaan
Jenis Pemeriksaan dan Batas Toleransi
Pemeriksaan tidak selalu berbentuk lulus atau gagal. Operator dapat diminta mengukur dimensi dengan batas minimum dan maksimum. Angka hasil ukur tersimpan sebagai data, bukan sekadar centang. Foto kondisi barang juga bisa diminta untuk bukti visual.
Frekuensi pemeriksaan perlu disesuaikan dengan risiko produknya. Pemeriksaan acak menjaga kecepatan lini pada produk berisiko rendah. Komponen kritis tetap diperiksa pada setiap unit. Konsultan Odoo biasanya membantu menimbang keseimbangan tersebut sejak awal.
Ketika Satu Pemeriksaan Dinyatakan Gagal
Kegagalan seharusnya memicu proses, bukan sekadar catatan. Sistem membuat peringatan mutu yang langsung terhubung ke transaksinya. Barang tertahan sampai keputusan penanganan dibuat. Jejaknya tersimpan lengkap untuk penelusuran di kemudian hari.
Dari Peringatan Menuju Tindakan Korektif
Setiap peringatan mutu sebaiknya memuat beberapa hal:
• Uraian masalah beserta bukti pendukungnya
• Dugaan akar masalah dari hasil penelusuran
• Tindakan korektif dan langkah pencegahannya
Standar sistem manajemen mutu ISO 9001 menekankan tindakan berbasis akar masalah. Tanpa penelusuran itu, masalah yang sama kembali beberapa bulan kemudian. Data pemeriksaan membantu menunjuk mesin atau pemasok yang bermasalah. Perbaikan pun berhenti bergantung pada dugaan.
- Penulis: Vritimes
