PT Timah Perkuat Ekosistem Laut, Ribuan Terumbu Buatan hingga Atraktor Cumi Ditenggelamkan
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 27 Okt 2026

Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, produksi tangkapan cumi-cumi di daerah tersebut mencapai 3.314 ton pada 2025. Sebagai salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomi bagi masyarakat pesisir, keberlanjutan populasi cumi-cumi menjadi perhatian penting untuk menjaga potensi hasil tangkapan nelayan.
Selain menyediakan habitat, PT Timah juga mendukung pemulihan populasi cumi-cumi melalui program restocking. Pada 15 Juni 2026, Division Area Bangka Utara bersama Yayasan Sayang Babel Kite dan nelayan melaksanakan restocking cumi-cumi di perairan Pantai Tuing, Desa Mapur, Kabupaten Bangka. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan juga menenggelamkan 10 unit atraktor cumi.
Ketua Yayasan Sayang Babel Kite, Indra Ambalika, menjelaskan bahwa restocking dilakukan untuk meningkatkan peluang hidup cumi-cumi sejak fase awal kehidupannya. Penetasan dalam wadah terkontrol diharapkan dapat mengurangi risiko telur dan anakan cumi dimangsa predator sebelum dilepaskan kembali ke habitat alami.
“Restocking dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan hidup cumi-cumi yang ditetaskan. Di alam, telur maupun anakan cumi memiliki risiko tinggi dimangsa predator seperti ikan. Melalui proses penetasan di wadah terkontrol, peluang hidupnya menjadi lebih besar sebelum dilepas kembali ke laut,” jelas Indra.
Ia menambahkan, cumi-cumi merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi dan menjadi hasil tangkapan penting bagi nelayan di Pulau Bangka. Karena itu, upaya rehabilitasi habitat dan pemulihan populasi diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan sumber daya laut sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.(*)
Sumber: www.pttimah.com
- Penulis: Ochin
