PT Timah Perkuat Ekosistem Laut, Ribuan Terumbu Buatan hingga Atraktor Cumi Ditenggelamkan
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 27 Okt 2026

CDN.id, PANGKALPINANG — PT Timah (Persero) Tbk terus memperkuat upaya pelestarian ekosistem laut melalui berbagai program rehabilitasi habitat biota laut di wilayah operasional perusahaan, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan dan mata pencaharian masyarakat nelayan.
Berbagai program dijalankan, mulai dari penenggelaman terumbu buatan, pembangunan tempat perlindungan ikan (fish shelter), transplantasi karang, hingga pemasangan atraktor dan restocking cumi-cumi.
Sepanjang 2016–2024, PT Timah telah menenggelamkan 7.680 unit terumbu buatan. Jumlah tersebut bertambah 1.920 unit pada 2025. Pada periode 2016–2024, perusahaan juga menenggelamkan 3.105 unit tempat perlindungan ikan dan melakukan 1.475 unit transplantasi karang.
Terumbu buatan dirancang untuk menyerupai struktur karang alami sehingga dapat menjadi habitat bagi berbagai organisme laut. Pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah, komunitas nelayan, dan akademisi untuk mendukung pemulihan ekosistem pesisir.
Upaya rehabilitasi juga menyasar habitat cumi-cumi. Bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Bangka, PT Timah menenggelamkan 81 unit atraktor cumi di perairan Pantai Tambak Udang, Kabupaten Bangka, pada 6 Oktober 2026. Pemasangan atraktor tersebut diharapkan menyediakan tempat berlindung dan menempelkan telur cumi-cumi sehingga dapat mendukung keberlangsungan populasinya.
- Penulis: Ochin
