Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketika Sawah Kalah Oleh Beton: Dilema Pembangunan Dan Masa Depan Pangan Indonesia

Ketika Sawah Kalah Oleh Beton: Dilema Pembangunan Dan Masa Depan Pangan Indonesia

  • account_circle Ochin
  • calendar_month 4 jam yang lalu

Fenomena ini menggambarkan bahwa sektor pertanian sering kali berada dalam posisi yang kurang menguntungkan dalam persaingan penggunaan lahan. Nilai ekonomi dari pembangunan kawasan industri atau perumahan sering kali dianggap lebih besar ketimbang nilai ekonomi dari lahan pertanian. Padahal, manfaat dari lahan pertanian tidak hanya dapat diukur berdasarkan keuntungan finansial. Lahan pertanian juga berperan dalam menjaga ketersediaan pangan, menyerap tenaga kerja di pedesaan, serta mendukung stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Pemerintah sejatinya sudah memiliki berbagai regulasi untuk melindungi lahan pertanian yang berkelanjutan. Namun, penerapannya di lapangan masih dihadapkan pada banyak tantangan. Di beberapa kawasan, perubahan fungsi lahan masih terus berlangsung meskipun area tersebut tergolong produktif. Kondisi ini menunjukkan bahwa perlindungan lahan pertanian belum sepenuhnya menjadi prioritas dalam proses pembangunan.

Menurut saya, pembangunan ekonomi dan perlindungan lahan pertanian seharusnya bisa berjalan beriringan. Keduanya dapat saling mendukung jika direncanakan dengan tepat. Pembangunan kawasan industri penting untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi keberadaan lahan pertanian tetap harus dipertahankan sebagai dasar ketahanan pangan nasional. Jangan sampai Indonesia berhasil membangun banyak kawasan industri namun kehilangan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri.

Pada akhirnya, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada seberapa banyak hasil pertanian yang diproduksi, tetapi juga pada kemampuan negara dalam mempertahankan lahan yang menjadi tempat produksi pangan tersebut. Jika perubahan fungsi lahan terus berlangsung tanpa pengendalian yang tegas, bukan tidak mungkin Indonesia akan menghadapi tantangan pangan yang lebih besar di masa depan. Sebab, pangan tidak tumbuh di atas beton, melainkan di atas lahan pertanian yang dijaga dan dipertahankan keberadaannya.(*)

Sumber Referensi:

1. Al Rovik, O. B., & Purnomo, D. (2025). Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian terhadap Ketahanan Pangan di Provinsi Jawa Tengah 2020–2024. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 6(6).

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang Gelar Lomba Baca Puisi 

    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang Gelar Lomba Baca Puisi 

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Kemarin saya tinjau Perpustakaan ini tampilannya sudah sangat bagus, kita makmurkan Perpustakaan dengan salah satunya melaksanakan baca puisi. Kita undang ibu bapak guru hadir untuk ikut lomba, nanti ada lomba lain seperti menulis jurnal dan lain-lain,” ungkap Lusje. Lusje menerangkan, kini Perpustakaan bukan hanya tempat baca buku, fungsinya sudah sangat luas. Misalnya disuatu tempat ada […]

  • Penyelesaian Tragedi Membalong, Pemangku Adat Ajak Musyawarah

    Penyelesaian Tragedi Membalong, Pemangku Adat Ajak Musyawarah

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Intinya kita harus menyikapi dengan kepala dingin terkait hal ini jangan sampai ada perbuatan anarkis yang akhirnya merugikan banyak pihak,” tandas Kik Fajri. Sebelumnya sempat memanas, akibat masyarakat tidak sabar lantaran diduga belum ada kepastian dari pihak PT. FLD terkait plasma 20℅ dari HGU PT perkebunan kelapa sawit tersebut.

  • PT Timah Kembali Buka Program Kelas Beasiswa Pada SMAN 1 Pemali, Berikut Jadwal Pendaftaranya

    PT Timah Kembali Buka Program Kelas Beasiswa Pada SMAN 1 Pemali, Berikut Jadwal Pendaftaranya

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Program Kelas Beasiswa PT Timah merupakan program rutin yang dilaksanakan PT Timah untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkar tambang. Tahun ini perusahaan kembali memberikan kesempatan bagi para pelajar yang ingin bergabung Program ini untuk mendaftarkan diri,” katanya. Melalui program ini, PT Timah berharap dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang dapat berkontribusi bagi masyarakat […]

  • Permudah Akses Nelayan Angkut Hasil Tangkapan PT Timah Dukung Pembangunan Infrastruktur di Pantai BOM Baru Sampur

    Permudah Akses Nelayan Angkut Hasil Tangkapan PT Timah Dukung Pembangunan Infrastruktur di Pantai BOM Baru Sampur

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Pengerukan alur ini sangat membantu kami bekerja, kami bisa lebih hemat tenaga dan waktu, tidak harus mengantre seperti dulu lagi, dan ikan kami juga lebih cepat untuk dijual di pasar serta lebih fresh dan harga jualnya lebih tinggi,” ujarnya. “Semoga PT Timah semakin sukses dan selalu bersinergi dengan nelayan seperti kami,” harap Ewan. Bhabinkamtibmas Wilayah […]

  • Tekwan khas Palembang, Camilan Berkuah yang Cocok Untuk Berbuka Puasa

    Tekwan khas Palembang, Camilan Berkuah yang Cocok Untuk Berbuka Puasa

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Adonan tekwan yang sudah jadi kemudian dibuat dibuat bulat dengan tangan dan direbus menggunakan air mendidih,” kata Mirna di Palembang, Sabtu (16/3/2024). Tekwan yang matang, dapat terlihat setelah pentol yang direbus tersebut naik ke atas permukaan. Setelah matang, penyajian pun disiapkan dengan memasak kuah tekwan. Tekwan bening dan kaldu Menurut Mirna, di Palembang sendiri kuah […]

  • Pemkot Pangkalpinang Komit Dukung Program Nasional, Inflasi Terkendali di Angka 1,14 Persen

    Pemkot Pangkalpinang Komit Dukung Program Nasional, Inflasi Terkendali di Angka 1,14 Persen

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Selain itu, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) juga mendapat sorotan positif. Untuk wilayah Bangka Belitung, pelaksanaan program ini disebut telah mencapai 100 persen. “Kita sudah jalankan PKG secara menyeluruh, dan itu bagian dari pelayanan dasar yang harus dioptimalkan,” katanya. Kemajuan juga tercatat dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Merah Putih. Hingga pertengahan Juni 2025, […]

expand_less