Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Saat Kebijakan Pemerintah Membuat Harga TBS Sawit Anjlok Setengahnya

Saat Kebijakan Pemerintah Membuat Harga TBS Sawit Anjlok Setengahnya

  • account_circle Ochin
  • calendar_month 15 jam yang lalu

OLEH : ANITA

Mahasiswi Program Studi Agribinis FPPK Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Pertengahan Mei 2026, petani sawit di berbagai wilayah Indonesia tiba-tiba dikejutkan oleh kabar yang menyakitkan. Harga tandan buah segar (TBS) yang sebelumnya bertahan di kisaran Rp3.000 hingga Rp3.700 per kilogram tiba-tiba anjlok menjadi Rp1.500 hingga Rp2.500 per kilogram hanya dalam hitungan hari. Di Sumatera Selatan, harga turun dari Rp3.577 menjadi Rp2.722 per kilogram. Di Jambi, dari Rp3.266 menjadi Rp2.944 per kilogram.

Bahkan di beberapa wilayah lain, harga TBS petani swadaya dilaporkan jatuh hingga Rp800 hingga Rp1.200 per kilogram. Petani yang sudah berbulan-bulan merawat kebun terpaksa menjual buah dengan harga yang tidak cukup untuk menutup biaya produksi mereka.

Penyebab utama dari kejatuhan harga ini bukanlah bencana alam atau krisis ekonomi global. Pemicunya adalah pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana kebijakan ekspor komoditas strategis, termasuk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), melalui satu pintu yakni BUMN PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Kebijakan ini dimaksudkan untuk memperbaiki tata kelola ekspor, menekan praktik under invoicing dan transfer pricing, serta memperkuat devisa negara dari sektor komoditas. Tujuannya mulia. Namun masalahnya, kebijakan sebesar ini diumumkan tanpa sosialisasi yang memadai kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama petani kecil yang berada di ujung paling bawah rantai pasok sawit nasional.

Ketidakpastian yang muncul pasca pengumuman itu langsung memicu kepanikan di pasar. Para pengusaha, pedagang, pabrik kelapa sawit (PKS), refinery, dan eksportir memilih menahan diri karena tidak mengetahui secara pasti bagaimana mekanisme perdagangan baru akan dijalankan. Akibatnya, aktivitas pembelian TBS dari petani langsung melambat. Sejumlah pabrik memanfaatkan momentum ketidakpastian ini untuk menekan harga pembelian TBS jauh di bawah nilai wajarnya.

Ketua Umum APKASINDO, Gulat Manurung, menegaskan bahwa penurunan harga TBS di berbagai provinsi berkisar antara Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram dan tidak sebanding dengan koreksi harga CPO di pasar, sehingga memunculkan indikasi adanya pemanfaatan situasi oleh pihak-pihak tertentu.

Fenomena ini sebenarnya bukan yang pertama kali terjadi. Pada tahun 2022, kebijakan larangan ekspor CPO dan penerapan Domestic Market Obligation (DMO) juga pernah menyebabkan harga TBS petani anjlok hingga di bawah Rp1.000 per kilogram di beberapa daerah. Ketua Umum POPSI, Mansuetus Darto, mengingatkan bahwa penurunan harga yang mendekati 50 persen seperti yang terjadi saat ini sangat memukul pendapatan petani swadaya, dan mengkhawatirkan apabila ketidakpastian berlangsung dalam jangka menengah dan panjang, harga TBS bisa kembali terjun bebas seperti kejadian 2022. Pola ini menunjukkan satu kelemahan mendasar dalam tata kelola politik sawit Indonesia: kebijakan besar selalu dibuat di tingkat pusat tanpa mempertimbangkan dampak turunannya secara serius terhadap petani kecil di lapangan.

Dari sudut pandang akademik, persoalan ini bukan sekadar soal fluktuasi harga semata. Penelitian yang dimuat dalam jurnal hukum Universitas Lancang Kuning (2024) menjelaskan bahwa hubungan antara petani swadaya dan perusahaan dalam rantai pasok kelapa sawit bersifat sangat asimetris. Petani tidak memiliki kekuatan tawar dalam menentukan harga TBS mereka, sementara perusahaan sebagai pembeli tunggal di banyak wilayah memiliki kendali penuh atas proses negosiasi harga.

Ketiadaan perlindungan hukum dan kelembagaan yang kuat terhadap petani sawit swadaya menguatkan argumen bahwa negara belum hadir secara maksimal untuk menjamin keadilan distribusi dalam sektor perkebunan. Situasi ini diperparah ketika kebijakan baru lahir tiba-tiba tanpa mekanisme transisi yang jelas, sehingga petanilah yang pertama menanggung dampaknya.

Sigiro dkk. (2026) dalam penelitiannya tentang peran akses pasar bagi petani sawit swadaya di Muaro Jambi menyimpulkan bahwa kebijakan pemerintah menjadi variabel paling berpengaruh dalam membentuk akses pasar petani. Artinya, ketika kebijakan berubah secara tiba-tiba tanpa sosialisasi, akses pasar petani langsung terganggu dan berdampak langsung pada pendapatan mereka.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskusi Bareng Para Presma, Imam Wahyudi Siap Jadi Jembatan Aspirasi Mahasiswa Babel

    Diskusi Bareng Para Presma, Imam Wahyudi Siap Jadi Jembatan Aspirasi Mahasiswa Babel

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA BELITUNG – Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Imam Wahyudi, menggelar diskusi santai namun sarat makna bersama para Presiden Mahasiswa (Presma) dari sejumlah kampus di Bangka Belitung. Acara yang berlangsung pada Rabu (28/5/2025) itu menjadi forum penting menyuarakan keresahan mahasiswa sekaligus membangun jejaring lintas kampus dan lembaga. Hadir dalam pertemuan tersebut Bayu (Presma Universitas […]

  • Absen di Paripurna DPRD, Gubernur Kepulauan Babel Hadiri Acara SPM Award dari Kemendagri?

    Absen di Paripurna DPRD, Gubernur Kepulauan Babel Hadiri Acara SPM Award dari Kemendagri?

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, diketahui absen dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Babel yang digelar baru-baru ini. Berdasarkan pantauan redaksi, ketidakhadiran tersebut diduga karena Gubernur menghadiri acara penyerahan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Award Tahun Anggaran 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta. Pantauan pada […]

  • Gubernur Lampung Dukung Daerahnya jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

    Gubernur Lampung Dukung Daerahnya jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANDARLAMPUNG- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendukung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Porwanas 2027. Dukungan itu disampaikan gubernur saat membuka Pekan Pendidikan Wartawan Lampung di Balai Wartawan Hi Solfian Akhmad, Senin (17/11-2025). Menurut Mirza, di Provinsi Lampung ada dua anggaran yang tidak diefisiensi: perbaikan jalan dan anggaran […]

  • Operasi Zebra Menumbing Tahun 2023, Berikut Prioritas Pelanggaran Lantas

    Operasi Zebra Menumbing Tahun 2023, Berikut Prioritas Pelanggaran Lantas

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKABARAT- Operasi Zebra Menumbing yang digelar selama 14 hari ditujukan bagi pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas (lantas). Kapolres Bangka Barat ( Babar) AKBP Ade Zamrah mengatakan tujuan terciptanya harkamtibmas dan kamseltibcar lantas yang aman, lancar dan kondusif di wilayah Kabupaten Bangka Barat. “12 Prioritas pelanggaran lalu lintas untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas […]

  • Gelar Open House Idul Fitri, Riza Ajak Saling Pererat Silahturahmi

    Gelar Open House Idul Fitri, Riza Ajak Saling Pererat Silahturahmi

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, TOBOALI- Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Selatan Hj. Elizia Riza Herdavid menggelar open house di kediaman rumah dinasnya di Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Bangka Selatan, Sabtu (22/04/23). Acara yang digelar selepas Solat Ied Fitri tersebut tampak ramai dengan kunjungan para tamu dari berbagai kalangan masyarakat.

  • Rangkaian HUT ke-49 PT Timah Mobil Sehat Kembali Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

    Rangkaian HUT ke-49 PT Timah Mobil Sehat Kembali Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Momen Bulan Bakti menyambut HUT ke-49 PT Timah, perusahaan akan memberikan pelayanan kesehatan gratis melalui Mobil Sehat bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Mengusung tema ‘Untuk Merah Putih’ kegiatan HUT ke-49 tahun PT Timah akan melaksanakan sejumlah kegiatan sosial, termasuk kesehatan gratis bagi masyarakat. Mobil Sehat akan melayani masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka […]

expand_less