Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketika Sawah Kalah Oleh Beton: Dilema Pembangunan Dan Masa Depan Pangan Indonesia

Ketika Sawah Kalah Oleh Beton: Dilema Pembangunan Dan Masa Depan Pangan Indonesia

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026

OLEH: RANGGA REZIKI SATRYADI

Mahasiswa Program Studi Agribisnis, FPPK Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Pertanian tetap menjadi sektor yang sangat vital dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Selain berfungsi sebagai penyedia makanan, sektor ini juga berperan sebagai sumber penghasilan bagi jutaan petani yang berada di berbagai daerah. Namun, di tengah upaya pemerintah untuk menguatkan ketahanan pangan nasional serta mencapai swasembada untuk berbagai komoditas penting, terdapat masalah yang sering terabaikan, yaitu semakin berkurangnya lahan pertanian karena perubahan fungsi lahan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan kawasan industri, perumahan, jalan tol, dan berbagai proyek nasional lainnya mengalami pemajuan yang signifikan. Proses pembangunan ini memang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Namun, banyak lahan pertanian yang subur yang harus dikorbankan untuk memberikan tempat bagi pembangunan tersebut. Sebagai akibatnya, luas lahan sawah di berbagai wilayah terus menyusut dari tahun ke tahun.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan yang mendasar. Bagaimana mungkin Indonesia ingin mencapai ketahanan pangan jika lahan yang digunakan untuk menghasilkan pangan justru semakin berkurang? Peningkatan produksi bisa dicapai melalui penggunaan benih unggul, mekanisasi, dan teknologi pertanian modern. Meski demikian, semua inovasi ini tetap memerlukan lahan sebagai faktor produksi utama. Tanpa lahan yang memadai, peningkatan produktivitas akan menemui batas yang sulit dijangkau.

Dari perspektif agribisnis, peralihan fungsi lahan tidak hanya berdampak pada produksi pangan, tetapi juga berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha tani. Banyak petani memilih menjual lahan mereka karena tawaran harga yang diberikan oleh pengembang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan dari bertani. Walaupun keputusan ini mungkin menguntungkan dalam jangka pendek, sering kali menimbulkan masalah baru dalam jangka panjang. Setelah menjual lahan, petani kehilangan aset produktif yang selama ini menjadi sumber utama pendapatan mereka.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Gelar Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2023, Sekda Naziarto Apresiasi KI Babel

    Sukses Gelar Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2023, Sekda Naziarto Apresiasi KI Babel

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.Id, PANGKALPINANG – Penyelenggaraan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2023 yang digagas oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), berlangsung dengan sukses, di Bangka City Hotel, Rabu (20/12/2023). Terkait hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Naziarto menghaturkan apresiasi yang tinggi, kepada KI Kepulauan Babel, yang telah sukses melaksanakan kegiatan […]

  • Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak Naik 63 Persen

    Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak Naik 63 Persen

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, Cilegon- Kapolda Banten Irjen Abdul Karim mengatakan Sabtu sore hingga malam adalah puncak arus mudik di Pelabuhan Merak. Sebanyak 29 ribu kendaraan akan menyeberang ke Sumatera pada puncak arus mudik ini. “63 persen peningkatan hari ini dari tahun kemarin. 18 ribu tahun kemarin, sekarang 29 ribu khusus hari ini, jadi peningkatannya cukup luar biasa […]

  • Kapolda Tornagogo Sihombing dan Pj Gubernur Suganda Sepakat Rapatkan Barisan Hadapi Pemilu 2024

    Kapolda Tornagogo Sihombing dan Pj Gubernur Suganda Sepakat Rapatkan Barisan Hadapi Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.Id, PANGKALPINANG- Irjen Pol. Tornagogo Sihombing yang baru saja ditunjuk menjadi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) menyambangi Penjabat (Pj) Gubernur Kep. Babel Suganda Pandapotan Pasaribu di kediaman Rumah Dinas Gubernur Kep. Babel (6/11/2023). Didampingi beberapa pejabat utama dari Polda Kep. Babel, Irjen Pol. Tornagogo Sihombing ternyata sudah 2 hari ini melakukan silahturahmi langsung ke […]

  • Dewan Pers Nyatakan HCB Tak Punya Legal Standing Sebagai Ketum PWI Pusat

    Dewan Pers Nyatakan HCB Tak Punya Legal Standing Sebagai Ketum PWI Pusat

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Dewan Pers (DP) tegas menyatakan Hendry Ch Bangun (HCB) tidak mempunyai legal standing (kedudukan hukum) lagi sebagai Ketua Umum PWI Pusat untuk menggugat Dewan Pers di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Hal itu karena HCB sudah diberhentikan (dipecat) oleh Dewan Kehormatan PWI Pusat sebagai anggota PWI sejak 16 Juli 2024 berdasarkan Surat Keputusan […]

  • Pj Gubernur Sugito Ikuti Arahan Mendagri Tito Dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2024

    Pj Gubernur Sugito Ikuti Arahan Mendagri Tito Dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2024

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Sugito hadir secara virtual melalui aplikasi zoom, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah mingguan yang rutin diselenggarakan Kemendagri RI dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian dari Ruang Sasana Bhakti Praja, Selasa (3/12/2024). Diikuti oleh Menteri Tenaga Kerja, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, […]

  • Libatkan Pemda dan Masyarakat, PT Timah Perbarui RIPPM untuk Lima Tahun Mendatang

    Libatkan Pemda dan Masyarakat, PT Timah Perbarui RIPPM untuk Lima Tahun Mendatang

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, BANGKA – PT Timah (Persero) Tbk menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembaruan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di sejumlah wilayah operasional perusahaan di Pulau Bangka. FGD yang berlangsung pada 4–8 Mei 2026 ini dilaksanakan di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Bangka Selatan. Selanjutnya, kegiatan serupa juga akan digelar di Pulau […]

expand_less