Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Hukum sebagai Alat Kekuasaan: Ketika Keadilan Tak Lagi Netral dan Menjadi Alat Kekuasaan

Hukum sebagai Alat Kekuasaan: Ketika Keadilan Tak Lagi Netral dan Menjadi Alat Kekuasaan

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Jum, 28 Nov 2025

OLEH : AHMAD MUHLISIN
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Dalam idealnya, hukum adalah pelindung warga negara. Ia ditulis dalam pasal-pasal yang rapi, dirumuskan oleh lembaga yang sah, dan dijalankan oleh aparat yang dipercaya publik. Namun, sejarah dan realitas hari ini mengajarkan kita sesuatu yang lebih pahit: bahwa hukum tidak pernah hidup dalam ruang hampa. Ia selalu berada di bawah bayang-bayang kekuasaan. Ketika kekuasaan menanamkan kepentingannya di balik sebuah aturan, saat itulah hukum kehilangan asasnya sebagai penjaga keadilan, dan berubah menjadi alat untuk melanggengkan dominasi.

Pertanyaan kritis lalu muncul: Apakah hukum benar-benar berdiri untuk kita semua, atau hanya untuk mereka yang berada di kursi kekuasaan?

*Kebenaran Hukum Siapa yang Dibenarkan?* Dalam teori demokrasi, negara berdiri berdasarkan hukum (the rule of law). Semua orang sama di depan hukum (equality before the law).

Namun kenyataan di lapangan sering berkata lain. Hukum lebih sering menunduk pada yang punya kuasa, sementara mereka yang kecil harus menghafal ribuan cara untuk bertahan dari ketidakadilan. Kasus korupsi misalnya. Ketika rakyat kecil mencuri karena terpaksa, hukum datang cepat, tegas, dan keras. Tetapi ketika pejabat menyalahgunakan anggaran miliaran, hukum berubah menjadi proses administrasi panjang yang penuh celah pengurangan hukuman dan tuntutan ringan.

Di sinilah kita mulai melihat wajah hukum yang punya dua standar: keras ke bawah, lunak ke atas. Michel Foucault pernah mengatakan bahwa kekuasaan tidak hanya bekerja melalui paksaan, tapi juga melalui aturan yang tampak sah. Kekuasaan yang cerdas tidak perlu mengancam rakyat dengan kekuatan senjata. Cukup dengan membungkus kepentingan dalam bentuk hukum, maka penindasan tampak seperti ketertiban, kezaliman terlihat seperti prosedur, dan ketidakadilan dianggap sebagai bagian dari proses hukum semata.

Ketika Aturan Berfungsi Menjaga Status Quo

Hukum seringkali dibentuk berdasarkan kepentingan kelompok dominan. Para filsuf kritis seperti Karl Marx dan para pemikir Critical Legal Studies menegaskan bahwa hukum dibuat bukan untuk semua orang, melainkan untuk mempertahankan struktur kekuasaan. Maka tidak mengherankan jika:

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semifinal Beregu Tenis Meja PON XXI 2024: Putra-Putri Jakarta Bertemu Jatim dan Jabar

    Semifinal Beregu Tenis Meja PON XXI 2024: Putra-Putri Jakarta Bertemu Jatim dan Jabar

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, MEDAN–Putra Jakarta menantang Jatim, sementara tim putrinya menghadapi Jabar, di babak semifinal kompetisi tenis meja PON XXI-2024 Sumut-Aceh. Laga semifinal digelar Kamis (12/9) mulai pkl 09.00 WIB di GOR Angsapura, Medan. Duel perebutan medali emas dilangsungkan siang harinya, mulai pkl 13.00 WIB. Di kelompok putra, laga semifinal lainnya mempertemukan Jabar vs Lampung. Di putri, […]

  • Tim SAR Gabungan Ditsamapta Polda Sulsel Temukan Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

    Tim SAR Gabungan Ditsamapta Polda Sulsel Temukan Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKEP– Pencarian di hari kedua pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak Sabtu (17/01/26) kemarin di wilayah Sulawesi Selatan membuahkan titik terang. Tim SAR Gabungan dari Ditsamapta Polda Sulsel berhasil menemukan puing-puing pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, pada Minggu (18/1/2026). Direktur Samapta Polda Sulsel, Kombes Pol […]

  • Pj Gubernur Sugito Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

    Pj Gubernur Sugito Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Sugito turut menghadiri kegiatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025, Selasa (10/12/2024) di Istana Negara, Jakarta Pusat. Hadir bersama Menteri, pimpinan lembaga tinggi negara, dan para Kepala Daerah lainnya acara ini langsung dihadiri […]

  • Ketiadaan Sanksi Tegas, Pemerintah DKI Jakarta Gagal Kelola Retribusi PBG

    Ketiadaan Sanksi Tegas, Pemerintah DKI Jakarta Gagal Kelola Retribusi PBG

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang menggantikan nomenklatur Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sejak diberlakukannya Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002, menjadi salah satu pos penting dalam laporan keuangan daerah. Pada tahun anggaran 2023, Retribusi PBG DKI jakarta dianggarkan sebesar Rp270,5 miliar. Namun, hingga akhir tahun, berdasarkan […]

  • Tim Pansus DPRD Babel Sambangi Kantor Hukum Kementerian ESDM

    Tim Pansus DPRD Babel Sambangi Kantor Hukum Kementerian ESDM

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA– Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD kepulauan Bangka belitung (Babel) mendatangi kantor hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  di Ruang Rapat Simuk ESDM jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Jumat (26/04/24). Kedatangan rombongan Tim Pansus DPRD langsung disambut Direktur Pembinaan Program Minerba Kementerian ESDM, Julian Ambassadur. Dalam rapat konsultasi tersebut, anggota DPRD dapil […]

  • Kerja Nyata Seorang Bambang Patijaya

    Kerja Nyata Seorang Bambang Patijaya

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG– Buat masyarakat provinsi kepulauan Bangka Belitung siapa yang tidak kenal dengan sosok Bambang Patijaya (BPJ), seorang legislator dari partai Golongan Karya (Golkar) dapil Bangka Belitung. Menjadi seorang anggota dewan perwakilan rakyat benar-benar memanfaatkan keberadaannya membawa berbagai Program Kerja Aspirasi dan Kemitraan DPR RI. Sebagai putra daerah, Bambang Patijaya yang akrab disapa BPJ ini, […]

expand_less