Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia
- account_circle Vritimes
- calendar_month 5 jam yang lalu

Di tengah pesatnya investasi AI, perusahaan teknologi besar semakin aktif menerbitkan utang untuk membiayai ekspansi infrastruktur. Reuters melaporkan bahwa penerbitan obligasi Amazon, Alphabet, Meta, dan Oracle mencapai sekitar US$194 miliar hingga 7 Juli 2026. Bersamaan dengan kebutuhan pembiayaan pemerintah AS, kondisi ini dapat meningkatkan tekanan pada yield obligasi dan membuat aset berisiko, termasuk Bitcoin, menghadapi tantangan ketika kondisi keuangan semakin ketat. Di tengah dinamika tersebut, Tokenized US Stocks dapat menjadi alternatif untuk memperoleh eksposur terhadap pasar saham AS melalui ekosistem aset digital, meskipun permintaannya tidak otomatis meningkat saat pasar kripto melemah.
Di tengah meningkatnya adopsi tokenisasi di tingkat institusional, investor Indonesia memiliki peluang untuk mengikuti perkembangan pasar saham AS melalui instrumen digital yang semakin beragam. Bittime menyediakan 37 Tokenized US Stocks, termasuk empat aset terbaru, yakni DELLB, SNDKB, MUB, dan SMCIB, yang tersedia sejak 23 Oktober 2026. Kehadiran pilihan ini memperluas akses pengguna terhadap eksposur perusahaan global dari sektor teknologi, semikonduktor, dan infrastruktur komputasi, tanpa harus mengakses setiap instrumen melalui jalur investasi konvensional yang berbeda.
“Bertambahnya pilihan instrumen investasi perlu diikuti pemahaman mengenai karakteristik dan risikonya. Bagi investor, diversifikasi bukan sekadar menambah jumlah aset dalam portofolio, tetapi juga mengevaluasi bagaimana setiap instrumen bekerja dan apakah instrumen tersebut sesuai dengan tujuan investasinya,” tutup Ryan.
Bittime mengimbau pengguna untuk mempelajari informasi resmi setiap produk, termasuk aset acuan, mekanisme transaksi, hak yang diperoleh, dan risiko yang menyertainya sebelum berinvestasi.
Tentang Bittime
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta terdaftar pada Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI).
Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store.
Disclaimer:
Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar dan diawasi OJK yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.
- Penulis: Vritimes
