Avenew Sukses Gelar AveXchange 2026, Luncurkan SCOPE dan Indonesia PMO Index 2026 bersama Komunitas PMO Indonesia
- account_circle Vritimes
- calendar_month 13 jam yang lalu

CDN.id – JAKARTA, Avenew menyelenggarakan AveXchange 2026, PMO exchange pertama di Indonesia, pada 17 September 2026 di Jakarta, dihadiri lebih dari seratus praktisi, akademisi, dan peneliti project management. Forum ini menghadirkan pembicara ahli termasuk Dr. Alin Veronika yang memperkenalkan PMO Lotus Framework dan AVERYL Theory, diskusi panel lintas industri, serta dua momen puncak, peluncuran SCOPE sebagai pusat riset terapan Avenew dan peluncuran Indonesia PMO Index 2026, riset nasional pertama soal kematangan PMO di Indonesia. Acara ini juga mencatat tingkat kepuasan peserta yang tinggi dan mendorong sejumlah organisasi, termasuk Telkom Indonesia, Telkomsel, dan Universitas Indonesia, untuk menindaklanjuti dengan inisiatif transformasi PMO di organisasi masing-masing.
Jakarta, September 2026 – Avenew menyelenggarakan AveXchange 2026 di The Grove Suites by Grand Aston, Jakarta Selatan, Kamis 17 September 2026. Acara berlangsung sehari penuh, dari sesi registrasi pagi hingga closing ceremony sore hari, dan diposisikan sebagai PMO exchange pertama di Indonesia dengan tema The X Factor of PMO. AveXchange 2026 merupakan kolaborasi Avenew Group, SCOPE, dan PMO Indonesia, sekaligus bertepatan dengan ulang tahun ke-13 Avenew Indonesia.
Forum ini dihadiri lebih dari seratus praktisi PMO, project manager, akademisi, dan peneliti di bidang project management. Rangkaian acara memadukan expert talks, scholars talk, diskusi panel, dan sesi networking, dengan dua momen puncak yang menjadi sorotan hari itu, peluncuran resmi SCOPE, Strategic Center for Organizational & Project Excellence, dan peluncuran Indonesia PMO Index 2026, riset nasional pertama yang mengukur PMO Maturity di Indonesia.
PMO Bukan Fungsi Pendukung, tapi Pendorong Strategis
Bayu Aditya Firmansyah, CEO Avenew Indonesia, dalam sambutannya mengangkat pertanyaan besar yang menjadi benang merah seluruh rangkaian AveXchange 2026.
“PMO bukan hadir sebagai fungsi pendukung, tetapi menjadi bagian penting dalam membantu organisasi mencapai tujuan strategisnya, sehingga pertanyaan besarnya adalah, apa yang bisa membuat PMO benar-benar memberikan impact dan value kepada organisasi. Dan itulah yang kita sebut sebagai The X Factor of PMO,” ujar Bayu.
Bayu menegaskan posisi PMO bukan hanya sekadar fungsi pendukung, melainkan bagian penting yang membantu organisasi mencapai tujuan strategisnya.
“X factor itulah yang membuat PMO tidak hanya menjalankan mandat, tetapi menciptakan impact nyata bagi organisasi. PMO harus tetap relevan ketika prioritas berubah dan mampu menjembatani strategi, eksekusi, serta value bagi organisasi,” tutupnya.
Baginya, forum ini dirancang untuk membuka ruang diskusi, bukan memberi satu jawaban final, ruang untuk membandingkan praktik antar industri, menguji kembali asumsi, dan memunculkan ide baru tentang bagaimana PMO menciptakan value yang lebih besar.
Tiga Perspektif dari Panggung Utama
Tiga expert talks mengisi sesi pagi. Andre Permana, praktisi infrastructure financing dan project risk, membahas cara mengubah mandate publik menjadi proyek yang dapat dieksekusi dan menghasilkan value publik yang terukur.
“Keberhasilan PMO tidak diukur dari seberapa banyak project charter atau dashboard yang dihasilkan, tetapi dari seberapa besar mandate benar-benar terkonversi menjadi dampak,” ujar Andre.
- Penulis: Vritimes
