Didukung Pemprov DKI, MHT 2026 Catat Lonjakan Partisipasi
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 28 Apr 2026

CDN.id, JAKARTA—Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT Awards) ke-52 tahun 2026 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya menunjukkan antusiasme tinggi dari kalangan jurnalis. Hingga pembaruan data per Senin, 27 April 2026, tercatat sebanyak 648 karya jurnalistik telah masuk ke panitia.
Jumlah tersebut terdiri dari 65 karya TV streaming, 110 TV terestrial, 173 karya teks, 32 infografis, 1 karya radio (MP3), 20 tajuk rencana, 245 karya foto, serta 2 karya kategori khusus “Menyongsong 5 Abad Jakarta”.
Upaya untuk terus meningkatkan partisipasi ini juga menjadi salah satu fokus dalam audiensi antara PWI Jaya dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Senin (27/4) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat mematangkan penyelenggaraan MHT Awards 2026 sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong keterlibatan jurnalis dari berbagai platform media.
Audiensi dipimpin oleh Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, bersama Sekretaris PWI Jaya yang juga Ketua Panitia MHT 2026, Arman Suparman, serta jajaran pengurus lainnya. Dari pihak Pemprov DKI Jakarta, Kepala Dinas Kominfotik diwakili oleh Shendy Adam selaku Ketua Subkelompok Layanan Hubungan Media. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, nyaman, dan penuh semangat kolaborasi.
Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menegaskan bahwa tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa Anugerah M.H. Thamrin tetap menjadi salah satu barometer penting dalam dunia jurnalistik nasional.
“Anugerah ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang refleksi bagi insan pers untuk terus menghadirkan karya yang berkualitas, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik, terutama dalam momentum besar menuju 5 abad Jakarta,” ujar Kesit.
Ia menambahkan, peran pers sangat strategis dalam merawat ingatan kolektif kota sekaligus mengawal arah masa depan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya.
- Penulis: Ochin
