PT Timah- PERMINAS Percepat Hilirisasi Rare Earth, Dorong Indonesia Masuk Rantai Pasok Mineral Kritis Dunia
- account_circle Ochin
- calendar_month 19 menit yang lalu

CDN.id, JAKARTA— PT Timah bersama PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS) memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan hilirisasi mineral kritis nasional melalui pengolahan slag timah dan rare earth elements (REE) atau logam tanah jarang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Conditional Framework bertajuk Sovereign Strategic Mineral Cooperation Framework Pengolahan Slag Timah, Monasit & REE/LTJ Bangka yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Kesepakatan ditandatangani Direktur Utama PERMINAS, Gilarsi Wahju Setijono, dan Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, serta disaksikan Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat hilirisasi mineral strategis guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global mineral kritis.
Direktur Utama PERMINAS, Gilarsi Wahju Setijono, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret dalam membangun kedaulatan pengelolaan mineral strategis nasional.
“Hari ini menjadi momentum penting setelah melalui proses panjang hingga akhirnya tercapai kesepakatan kolaborasi antara PT Timah dan PERMINAS untuk pengembangan mineral strategis,” ujarnya.
- Penulis: Ochin
