Wisata Religius Bangka: Jalan Baru Menuju Kesejahteraan
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 2 Jun 2025

OLEH: NAZWA SHELOMITA ANJANI
Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Bangka Belitung
CDN.id, BABEL- Pulau Bangka selama ini dikenal sebagai daerah penghasil timah. Komoditas timah telah menjadi penopang utama perekonomian daerah. Namun, seiring dengan berkurangnya cadangan serta meningkatnya dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan, diperlukan alternatif pembangunan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Wisata religius merupakan potensi besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, baik oleh pemerintah daerah maupun pelaku industri pariwisata.
Bangka memiliki kekayaan akan keragaman budaya dan agama. Banyak rumah ibadah dari berbagai pemeluk agama berdiri berdampingan. Ini bukan sekadar simbol toleransi, melainkan cerminan nyata dari keharmonisan sosial yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Beberapa situs religius di Bangka memiliki nilai sejarah yang tinggi. Vihara Dewi Kwan Im di Sungailiat, misalnya, adalah salah satu vihara tertua di Indonesia. Masjid Jamik di Pangkalpinang menjadi saksi sejarah penyebaran Islam di Bangka. Di Muntok dan Belinyu, terdapat gereja tua dan kelenteng bersejarah yang berdiri kokoh sebagai warisan lintas etnis dan agama.
- Penulis: Ochin
