Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Titel, Gelar & Kedunguan Sosial

Titel, Gelar & Kedunguan Sosial

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Kam, 15 Feb 2024

Suatu hari, saya pernah didatangi seorang Dosen, lantas ia berkata: “Sayangnya kamu ini gak pernah kuliah dan tak ada titel sarjana, padahal kamu pintar”. Saya tertawa ngakak terus saya ajarkan banyak hal tentang kesarjanaan, titel dan gelar pada sang Dosen. Kagetlah ia ketika saya adalah sarjana dan saat itu sedang menempuh pendidikan S2 (tapi gak selesai). Sebaliknya, betapa sering saya mendapatkan surat undangan dengan gelar Dr (Doktor), S.H., SE, S.Ag dan lain sebagainya. Bahkan yang namanya gelar Ustadz dan Haji pun sering pula saya dapatkan. Baru beberapa bulan lalu, saya diundang oleh salah satu Kementerian RI untuk menjadi salah satu Narasumber. Tertera di backdrop nama saya dwngan gelar Doktor (Dr). Mengawali materi saya jelaskan bahwa saya bukan Doktor, tapi anggap saja Dr. itu bukan Doktor, tapi Devy Restu, nama isteri saya.

Suatu hari saya pernah berbicara dan menulis tentang agama dan dunia pesantren. Tiba-tiba di group WA ada yang komentar keras. “Ahmadi Sofyan ne macem kek tau kek agama bae, macem kek pernah hidup di pesantren bae”. Saya membacanya ketawa tapi jujur tetap “gerigit ati”. Saat itu saya ingin sekali menjawab sombong: “Kakek saya menetap di Makkah, mendirikan pesantren. Saya cucu kiyai. 12 tahun saya nyantri di Pesantren baik di Bangka maupun di Jawa Timur. Saya pernah ngajar di Pesantren di Jawa Timur dan dipanggil Ustadz di sana. Saya pernah jadi Pengurus Pesantren dan sampai detik ini (saat menulis ini), saya masih diminta balik ke Jawa Timur oleh salah satu Kiyai guna mengajar di Pesantrennya. Saya juga berani diadu untuk berceramah, tapi saya merasa gak pantas. Ilmu agama yang saya pelajari sekedar untuk emergancy (darurat). Artinya kalau sudah gak ada orang lain lagi, baru saya maju kedepan”.

Tapi sayangnya, semua itu gak jadi saya lakukan, takut nanti saya merasa hebat dan akhirnya dia malah tertawa, karena curriculum vitae-nya lebih dahsyat.

“Ahmadi Sofyan hanya tamatan SMA, kok disejajarkan dengan Professor?” Kurang lebih begitulah malam tadi saya mendapatkan terusan WA dari seseorang. Begitulah sifat iri dengki dan kedunguan serta kepicikan yang selalu saja terjadi di Negeri Melayu. Inilah salah satu kedunguan sosial.

Salam Dungu!

(Bangka Garage Cafe, 14/02/2024)

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Daftar Titik Rest Area Beserta Tarif Tol Trans Sumatera

    Berikut Daftar Titik Rest Area Beserta Tarif Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Kehadiran rest area di jalan tol menawarkan berbagai fasilitas seperti akses jalan, toilet gratis, parkir kendaraan yang teratur dan bersih, penerangan, stasiun pengisian bahan bakar, bengkel, serta tempat makan dan minum. Saat ini terdapat 1.850 Gerai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh rest area jalan tol, dengan persentase UMKM mencapai 72 persen. Hal […]

  • Sidang Sengketa dari THN Amin Digelar, Ini Respons KPU dan Tim Pembela Prabowo-Gibran

    Sidang Sengketa dari THN Amin Digelar, Ini Respons KPU dan Tim Pembela Prabowo-Gibran

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Pengacara yang juga merupakan Anggota THN Amin, Bambang Widjojanto, mengungkapkan dugaan kecurangan itu antara lain adanya dukungan lembaga kepresidenan, pelumpuhan independensi institusi penyelenggara pemilu, manipulasi aturan persyaratan pencalonan, pengerahan aparatur negara, dan penggelontoran bantuan sosial (bansos). Bambang mengatakan, berdasarkan beberapa riset, terlihat bahwa intervensi bansos dan penggunaan aparat negara mempengaruhi peningkatan suara Prabowo pada pemilihan […]

  • Tim Evaluator Itjen Kemendagri Sampaikan Arahan untuk Laporan Kinerja Triwulan I Pj Gubernur Sugito

    Tim Evaluator Itjen Kemendagri Sampaikan Arahan untuk Laporan Kinerja Triwulan I Pj Gubernur Sugito

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Disampaikan, bahwa ada program KPK yang menekankan 8 area intervensi, antara lain perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan APIP, barang milik daerah, manajemen pengawasan, dan optimalisasi pajak. Untuk itu, mereka mengharapkan agar Pj Gubernur Sugito membuat surat edaran kepada OPD-OPD terkait yang bertanggung jawab terhadap 8 area intervensi indikator tersebut. Menanggapi hal […]

  • Ada Sekitar 0,5 Persen Warga PSHT di Bangka Belitung.

    Ada Sekitar 0,5 Persen Warga PSHT di Bangka Belitung.

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Pada kesempatan tersebut, mewakili warga PSHT, Taufik mengucapkan selamat ulang tahun kepada Wali Kota Pangkalpinang dan juga mendoakannya agar senantiasa sehat dan memberikan kontribusi kemajuan terhadap PSHT, masyarakat serta bangsa dan negara.(Oc)      

  • PT Jakarta Monorail Respon Positif Niat Gubernur Pramono Selesaikan Tiang Mangkrak

    PT Jakarta Monorail Respon Positif Niat Gubernur Pramono Selesaikan Tiang Mangkrak

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Ganggu Estetika Sebelumnya Gubernur Pramono Anung Wibowo menyatakan, keberadaan puluhan tiang monorail yang mangkrak tersebut mengganggu estetika kota. Oleh sebab itu ia ingin menyelesaikan dan merapikannya. “Ada kolom-kolom untuk monorail, yang sampai hari ini semuanya nggak mau nyentuh untuk diselesaikan. Kalau bagi saya pribadi, ini adalah hal yang harus diselesaikan,” katanya di Taman Ismail Marzuki, […]

  • Akselarasi Dekarbonisasi Langkah PT Timah Dalam Masa Depan Berkelanjutan

    Akselarasi Dekarbonisasi Langkah PT Timah Dalam Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Inisiatif yang dilakukan PT Timah diharapkan tidak hanya membawa dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan industri global yang semakin berorientasi pada ekonomi hijau,” ucap Anggi.(*) Sumber: www.pttimah.com      

expand_less