Reklamasi Laut PT Timah Tbk: 1.920 Unit Artificial Reef Ditenggelamkan Pulihkan Ekosistem
- account_circle Ochin
- calendar_month Rab, 11 Feb 2026

“Di lokasi terumbu buatan sudah banyak biota laut yang bermain, berkumpul, mencari makan, melakukan pemijahan (bertelur), menempelkan telur, hingga proses pembesaran. Dari sisi ekologi, terumbu buatan ini memang ditujukan untuk membentuk habitat baru bagi biota laut di dasar perairan,” jelas Indra, Senin (10/2/2026).
Tak hanya berdampak pada ekologi, program reklamasi laut PT Timah Tbk juga berbasis pemberdayaan masyarakat lokal. Mulai dari pembuatan rangka terumbu buatan yang melibatkan masyarakat setempat, transportasi menggunakan perahu nelayan lokal, hingga proses penenggelaman yang mempekerjakan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
“Secara langsung program ini memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Selain itu, habitat baru yang terbentuk juga menjadi fishing ground baru bagi nelayan,” ujar Indra.
Berdasarkan hasil pemantauan, pengukuran konsumsi biomassa ikan di titik penenggelaman terumbu buatan menunjukkan hasil yang signifikan.
“Biomassa ikan yang lazim dikonsumsi masyarakat tercatat lebih dari 600 kilogram per hektare di lokasi terumbu buatan baru,” tambahnya.
Indra menegaskan, program reklamasi laut yang dilakukan PT Timah Tbk merupakan bentuk tanggung jawab lingkungan perusahaan atas aktivitas penambangan laut. Meski demikian, ia menilai program ini perlu terus dievaluasi dan disempurnakan agar manfaatnya semakin berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
- Penulis: Ochin
