Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Pemimpin “Gundul Gundul Pacul”

Pemimpin “Gundul Gundul Pacul”

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sen, 29 Jan 2024

Kata “Gundul” memiliki arti kepala plonthos tanpa rambut alias botak. Kepala adalah lambang kehormatan, atau kemuliaan seseorang. Sedangkan rambut biasa disimbolkan sebagai mahkota lambang keindahan kepala. Jadi, ‘gundul’ dalam lagu ini memiliki arti kehormatan tanpa mahkota.

Pacul” (cangkul), merupakan alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Pacul adalah lambang dari kaum rendah, yang kebanyakan petani. “Gundul pacul” artinya seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Pemimpin itu adalah amanah, bukan diturunkan kepada anak atau family agar terus menguasai.

Ini memang lagu anak-anak, tapi memiliki arti filosofis yang begitu dalam dan mulia
yang berisi peringatan untuk para pemimpin negara agar mereka tidak boleh sembrono dan seenaknya sendiri dalam menjalankan amanah yang telah diberikan kepadanya, apalagi mengangkangi konstitusi, aturan, UU dan etika. Sebab pemimpin yang sembrono dalam menjalankan kekuasaannya hanya akan membuat seluruh tatanan dan aturan masyarakat menjadi rusak dan menyebabkan kondisi negara menjadi sulit, bahkan sampai tak terkendali. Ketika sebuah negara tak terkenadali (auto pilot), maka akan ada yang mencari celah keuntungan dibaliknya.

“Nyunggi-nyunggi wakul-kul, gembelengan”._ Dalam bait kedua ini terdapat kata _“nyunggi wakul”. Kata tersebut memiliki arti membawa bakul nasi di atas kepala. Bakul sendiri merupakan simbol dari kesejahteraan rakyat. Dalam konteks negara, di dalam bakul tersimpan kekayaan negara, sumber daya alam, pajak, dan sebagainya. Oleh karena itu, kata “nyunggi wakul” dapat dimaknai bahwa kepala yang merupakan kehormatan berada di bawah bakul yang dimaknai sebagai kesejahteraan rakyat.

Dalam konteks kepemimpinan dalam bernegara, bait kedua ini menjelaskan makna lagu “Gundul-Gundul Pacul” bahwa kedudukan pemimpin berada di bawah bakul rakyat. Namun sayangnya, tetap saja para pemimpin masih “gembelengan” dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin.

Pada bait ketiganya “wakul ngglimpang” yang memiliki arti bahwa bakul yang diletakkan di atas kepala tadi jatuh. Setelahnya, lirik dilanjutkan dengan kata “segane dadi sak ratan”, yang memiliki arti nasi yang berada di bakul tadi ikut tumpah dan akhirnya berceceran ke mana-mana.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tetapkan Antonius Kosasih Tersangka Kasus Investasi Bodong

    KPK Tetapkan Antonius Kosasih Tersangka Kasus Investasi Bodong

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Saat ini, pemeriksaan terhadap Kosasih masih berlangsung di KPK. Awalnya, Kosasih diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan investasi bodong. Antonius Kosasih menjabat sebagai Direktur Investasi PT Taspen sejak tahun 2019. Saat ini, dia masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Taspen. Ali Fikri, Kabag Pemberitaan KPK, mengungkapkan bahwa tim penyidik telah menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap […]

  • Jaga Ekosistem Pesisir dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT Timah Restocking Ratusan Kepiting Bakau di Perairan Kundur

    Jaga Ekosistem Pesisir dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT Timah Restocking Ratusan Kepiting Bakau di Perairan Kundur

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Kami sangat senang dengan kegiatan restocking dari PT Timah ini karwna manfaatnya telah kami rasakan, terutama bagi kami nelayan tradisonal karena pupulasi kepiting semakin bertambah,” ujarnya. Idris menambahkan, dengan adanya restocking kepiting bakau ini juga bisa menjaga kelestarian populasi kepiting sehingga ekosistem akan semakin terjaga. “Kegiatan ini dilakukan rutin oleh PT Timah sehingga bisa menjaga […]

  • PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Biaya Pengobatan Warga yang Terkena Tumor Tulang di Kabupaten Karimun

    PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Biaya Pengobatan Warga yang Terkena Tumor Tulang di Kabupaten Karimun

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Semula, Ia tak menyangka akan mendapatkan bantuan dari PT Timah sehingga dirinya sangat bersyukur atas bantuan ini. Menurutnya, dengan adanya bantuan ini bisa meringankan biaya pengobatan dan biaya hidup anaknya selama di Jakarta. “Sudah lima bulan lebih anak saya di Jakarta untuk menjalani pengobatan, biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Sekali lagi terima kasih kepada […]

  • Dukung Sektor Pertanian di Beltim, PT Timah Serahkan Bantuan untuk Kelompok Tani Bina Tani

    Dukung Sektor Pertanian di Beltim, PT Timah Serahkan Bantuan untuk Kelompok Tani Bina Tani

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Dirinya mengapresiasi PT Timah yang telah membantu kelompok Tani Bina Tani berupa mesin pemipil jagung sebagai bentuk kepedulian perusahaan untuk menunjang pekerjaan mereka. “Bantuan ini memang sangat kami harapkan untuk mempermudah pekerjaan. Terima kasih PT Timah yang selalu peduli, kami benar– benar merasa tertolong sebab mesin ini sangat kami harapkan,” ujarnya. Menurut Dedi, bantuan mesin […]

  • Optimalkan Pelayanan Publik Melalui Program Gule Kabung

    Optimalkan Pelayanan Publik Melalui Program Gule Kabung

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Ia menjelaskan bahwa program Gule Kabung ini adalah program kolaboratif dengan jajaran pemerintah daerah tingkat Kabupaten/Kota, Forkopimda, instansi vertikal serta stakeholder lainnya untuk bersama-sama hadir di tengah masyarakat. Dari program tersebut juga, diterangkannya pemerintah bisa menyerap aspirasi masyarakat yang sebelumnya belum terdeteksi. Misalnya permasalahan stunting, masyarakat kurang mampu, dan lain sebagainya. Sehingga dirinya berharap agar […]

  • Erzaldi Rozman Harap Perayaan Maulid Semakin Tahun Semakin Meriah

    Erzaldi Rozman Harap Perayaan Maulid Semakin Tahun Semakin Meriah

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Dalam Tabligh Akbar yang mengusung tema “Meningkatkan Cinta Kepada Rasulullah Dengan Menjadikannya Suri Tauladan Dalam Kehidupan Menjalin Ukhuwah” tersebut, Erzaldi mengatakan bahwa orang yang sangat dicintai oleh Allah SWT, adalah orang yang membawa perubahan. Erzaldi menambahkan bahwa sebagai manusia, tentunya kita selalu berharap untuk dapat terus mencintai Nabi Muhammad SAW. “Alhamdulillah yang hadir disini terpanggil […]

expand_less