Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Food Estate, Durian Bangka & Keajaiban Dunia

Food Estate, Durian Bangka & Keajaiban Dunia

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Ming, 28 Jan 2024

BUKAN hanya food estate, banyak kegagalan Pemerintah dalam mengelola lahan pertanian. Negara agraris ini harusnya mendunia dengan hasil pertaniannya, tapi bangga import dari luar negeri yang lahannya tak begitu subur. Kegagalan dalam peternakan pun demikian. Berapa banyak bantuan bibit ini bibit itu kepada rakyat dengan menggunakan anggaran tak sedikit, akhirnya tidak pernah panen. Bahkan seringkali saya ungkapkan langsung kepada beberapa Kepala Daerah di Bangka Belitung. “Mbok ya kalau ngasih bantuan bibit apapun, diperhitungkan dengan jeli, gak sembarang dibagikan, terus ada pola serta tanggungjawab & konsekuensi baik yang memberi maupun yang menerima”. Lalu saya jabarkan secara lisan bagaimana bibit-bibit tanaman (pohon) itu dijadikan sebagai ikon Desa (daerah), sehingga konsep one village one product bisa terjadi. Selain itu akan mudah mengawasi dan mempertanggungjawabkannya, baik pemberi maupun penerima. Sistem pembibitan juga bukan mainan proyek ordal (orang dalam), begitu juga pembagian yang selama ini terjadi.

Kembali ke laptop, eh food estate, kegagalan ini terjadi bisa jadi diawali dari ketidakpahaman bahkan ketidakpercayaan pada hadits Nabi Muhammad SAW: “Apabila suatu pekerjaan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah masa kehancurannya”.

Deretan proyek Food Estate dari era ke era Pemerintah Indonesia dianggap terus menuai kegagalan. Sehingga muncul pertanyaan: “Masih perlukah ekstensifikasi lahan pertanian untuk menggenjot produksi pangan nasional?”

Research Associate Center of Reform on Economics Indonesia, Dwi Andreas Santosa, mencatat setidaknya terdapat 4 proyek food estate yang gagal. Proyek food estate tersebut mayoritas berlokasi di Pulau Kalimantan. Menurutnya, kegagalan proyek tersebut disebabkan oleh pelanggaran 4 pilar akademis, yakni kelayakan tanah dan agroklimat, teknologi, infrastruktur, sosial dan ekonomi. Artinya keempat pilar ini harus ada dan sempurna sebelum proyek food estate bisa berjalan dan menguntungkan. Jika satu pilar tidak dijalankan dengan baik, maka jawabannya pasti gagal proyek food estate. Inilah salah satu jawaban mengapa proyek yang dilakukan selalu gagal.

Memang, gagal itu lumrah, tapi gagal dengan menggunakan uang negara itu kebangetan banget dan harus dipertanggungjawabkan. Gagal itu biasa, tapi tidak mengakui kegagalan itu sangatlah tidak dewasa. Terlebih kegagalan yang dibela dengan berbagai cara oleh “cheerleader” (pemandu sorak) politik itu adalah kedunguan mutlak. Dungu sih biasa, tapi mendungukan diri dan menjadi mutlak dungu ini bisa masuk keajaiban dunia ke-10.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serahkan DIPA dan TKD 2024, Jokowi Tekankan Sinergi dan Harmonisasi Daerah dan Pusat

    Serahkan DIPA dan TKD 2024, Jokowi Tekankan Sinergi dan Harmonisasi Daerah dan Pusat

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Tahun 2024 adalah tahun terakhir pemerintahan periode ini. Saya berpesan agar anggaran dioptimalkan, tuntaskan akidah pembangunan yang belum selesai, yang sudah direncanakan untuk memperkuat pondasi pemerintah yang akan datang” kata Jokowi. Selain itu, kata Jokowi, potensi krisis dan resensi tidak semakin reda malah semakin menguat, sehingga semua pihak harus berhati-hati, dan waspada. Untuk itu, Presiden […]

  • PSN PERAMU Siap Menangkan Prabowo-Gibran di Bangka Belitung

    PSN PERAMU Siap Menangkan Prabowo-Gibran di Bangka Belitung

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Kita gerakan anak muda ini yang jelas akan terus mengawal untuk kemenangan Pak Prabowo. Menyatukan visi Memenangkan beliau,” kata Ihsan dalam konsolidasi di Pangkalpinang, Kamis (11/1/2024). Dalam konsolidasi tersebut, turut hadir Ketua Dewan Pembina PSN Peramu Arbi Leo, serta Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Erzaldi Rosman dan Ketua Dewan Pembina Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekkraf) […]

  • “Dalam Sujudku” Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata Ujian Rumah Tangga

    “Dalam Sujudku” Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata Ujian Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Film Dalam Sujudku juga, kami hadirkan sebagai refleksi bagi mereka yang merasa berada di titik terendah. Harapan selalu ada dan Tuhan tidak pernah meninggalkan hamba-Nya,” tambahnya. Selain Marcel Darwin, kata Rico, aktor dan aktris lain yang terlibat di film ini, diantaranya Denis Adhiswara, Vinessa Inez, Naura Hakim, Ryuka Bunga, Chika Waode, dan Dominique Sandra. Di […]

  • Kapolda Tornagogo Sihombing dan Pj Gubernur Suganda Sepakat Rapatkan Barisan Hadapi Pemilu 2024

    Kapolda Tornagogo Sihombing dan Pj Gubernur Suganda Sepakat Rapatkan Barisan Hadapi Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Saya pejabat baru, saya bersilaturahmi kepada pejabat-pejabat Forkompimda khususnya, supaya kita dapat rapatkan barisan berkaitan dengan Pemilu dan hal lainnya,” ujar Tornagogo. Menurutnya, sinergitas di Provinsi Kepulauan Babel ini sudah terjalin dengan sangat baik dan antar unsur Forkopimda saling menjaga kekompakan. Dari pertemuan ini, ia menyampaikan harapannya, bersama Pj Gubernur Suganda sepakat untuk menciptakan situasi […]

  • Mutasi atau Tidak, Tetap Pertimbangkan Manfaat Bagi Masyarakat

    Mutasi atau Tidak, Tetap Pertimbangkan Manfaat Bagi Masyarakat

    • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    “Yang pertama kata kuncinya bukan berani atau tidak berani, kata kuncinya adalah perlu atau tidak perlu, bermanfaat atau tidak bermanfaat, tepat atau tidak tepat,” ungkapnya. Pj Gubernur Ridwan mengatakan bahwa mutasi mungkin saja dilakukan jika yang bersangkutan melanggar hukum atau kinerjanya tidak baik. “Saya ingin obyektif, saya tidak ingin memutasi atau tidak mutasi itu karena […]

  • Hadapi Pemilu 2024, Sekda Naziarto Ingatkan ASN Jaga Netralitas

    Hadapi Pemilu 2024, Sekda Naziarto Ingatkan ASN Jaga Netralitas

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    Ia pun mengajak para ASN untuk terus menegakkan kode etik maupun disiplin. Di antaranya, berkomitmen untuk tidak ikut menghadiri kampanye maupun berkampanye melalui media sosial, membuat pernyataan secara tertutup atau terbuka mengenai dukungan kepada calon atau pasangan calon, menjadi anggota dan atau pengurus partai politik, ataupun membuat keputusan atau tindakan yang dapat menguntungkan atau merugikan […]

expand_less