Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Dinamika Pertambangan di Indonesia: Peluang Ekonomi dan Tantangan Keberlanjutan

Dinamika Pertambangan di Indonesia: Peluang Ekonomi dan Tantangan Keberlanjutan

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sen, 25 Nov 2024

OLEH: DIVA ARLANDA

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

CDN.id, BABEL- Pertambangan merupakan sektor strategis yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, seperti batu bara, nikel, emas, dan timah, sektor ini menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan negara.

Aktivitas pertambangan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menjadi sumber devisa melalui ekspor komoditas tambang. Selain itu, industri ini juga menciptakan lapangan kerja bagi jutaan orang di berbagai daerah. Namun, keberhasilan ekonomi dari sektor ini tidak terlepas dari tantangan besar, terutama dalam hal pengelolaan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.

Untuk mencapai pertambangan yang berkelanjutan, Indonesia perlu menyeimbangkan eksploitasi sumber daya alam dengan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan dan sosial. Dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan menjadi isu yang terus diperbincangkan. Penambangan terbuka, yang paling umum dilakukan, menyebabkan perubahan drastis pada bentang alam.

Hutan-hutan yang menjadi habitat berbagai flora dan fauna terancam akibat deforestasi yang terjadi. Selain itu, erosi tanah dan pencemaran air menjadi dampak langsung yang dirasakan masyarakat sekitar. Limbah tambang yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari sungai dan laut, membahayakan ekosistem serta kesehatan manusia.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan tegas terkait pengelolaan limbah dan reklamasi lahan pasca tambang. Perusahaan tambang harus bertanggung jawab dalam mengembalikan kondisi lingkungan seperti semula setelah eksploitasi selesai dilakukan. Selain kerusakan lingkungan, pertambangan juga menimbulkan dampak sosial yang signifikan. Konflik antara perusahaan tambang dan masyarakat lokal kerap terjadi akibat sengketa lahan atau pengabaian hak-hak masyarakat adat. Masyarakat yang bergantung pada hutan atau lahan pertanian sering kali kehilangan sumber penghidupan mereka akibat aktivitas tambang.

Oleh sebab itu, perusahaan harus melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan proyek, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa manfaat ekonomi dari pertambangan dapat dirasakan secara merata. Program Corporate Social Responsibility (CSR) harus lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur lokal.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siaran LPPL In Radio tak Menjangkau Beberapa Daerah di Babel, Ini Penyebabnya

    Siaran LPPL In Radio tak Menjangkau Beberapa Daerah di Babel, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sen, 9 Jan 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Belakangan ini siaran Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) In Radio Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tak menjangkau beberapa wilayah di Pulau Bangka. Hal ini lantaran dilakukannya pemindahan pemancar radio ke tempat yang lebih baik atas rekomendasi Loka Monitor sesuai Izin Spektrum Radio yang berlaku. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur LPPL In radio, Listya […]

  • Survei Litbang Kompas: Ganjar Tempel Prabowo, Puan di Bawah 1 Persen

    Survei Litbang Kompas: Ganjar Tempel Prabowo, Puan di Bawah 1 Persen

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA– Litbang Kompas merilis hasil survei kepemimpinan nasional soal elektabilitas tokoh pilihan publik untuk menjadi calon presiden 2024. Hasilnya seperti dikutip, Kamis (24/2/2022), elektabilitas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melesat jauh dibandingkan Ketua DPR RI Puan Maharani. Ganjar memperoleh 20,5 %, sementara Puan hanya 0,6 %. Para responden diberikan pertanyaan ‘jika pemilu diselenggarakan pada […]

  • Pemerintah Klaim Bansos Tak Mungkin Dipolitisasi, Ekonom: Harus Ada Investigasi

    Pemerintah Klaim Bansos Tak Mungkin Dipolitisasi, Ekonom: Harus Ada Investigasi

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menanggapi soal dugaan politisasi bansos menjelang Pemilu 2024. Dugaan tersebut menguat setelah beredar foto beras Bulog ditempel stiker bergambar Paslon nomor urut 2, Prabowo Gibran. Foto itu beredar di media sosial X dan menuai banyak kritik. Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional atau Bapanas […]

  • Menparekraf Kunjungi Desa Wisata Dewi Tari

    Menparekraf Kunjungi Desa Wisata Dewi Tari

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan ke Desa Wisata Dewi Tari di Desa Rebo Kabupaten Bangka, Jumat 12/5/2023.

  • Rapat RPJM Ketua Komisi IV DPRD Babel Dukung Pemprov Wujudkan Layanan Kesehatan Nasional

    Rapat RPJM Ketua Komisi IV DPRD Babel Dukung Pemprov Wujudkan Layanan Kesehatan Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG– Ketua Komisi IV DPRD Babel, Heryawandi mendukung Pemerintah Provinsi untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang diinginkan, karena pelayanan kesehatan yang baik sangat diharapkan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Heryawandi saat menghadiri kegiatan Rapat Forum terkait pembahasan Peningkatan Pencapaian Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional menuju Universal Health Coverage(UHC) tahun 2025, bertempat di Ruang Romodong, Kantor Gubernur, Senin […]

  • Kabar Duka, Pengurus PWI Babel Herdian Farid Effendi Meninggal Dunia

    Kabar Duka, Pengurus PWI Babel Herdian Farid Effendi Meninggal Dunia

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG – Kabar duka datang dari PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pengurus Provinsi yang juga Ketua Carateker PWI Kabupaten Bangka Tengah, Herdian Farid Effendi meninggal dunia pada usia 43 tahun. Alumnus SMAN 1 Koba dan Jurusan Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia, Bandung, Jabar itu meninggal hari ini, Minggu 17 November 2024. Informasi yang beredar, […]

expand_less