Bittime Soroti Pelemahan Harga Bitcoin di Tengah Tekanan Pasar Global
- account_circle Vritimes
- calendar_month Rab, 28 Okt 2026

Pergerakan pasar saham, khususnya sektor teknologi, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika menilai sentimen terhadap aset berisiko. Ketidakpastian terkait valuasi perusahaan teknologi dan besarnya belanja infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dapat memengaruhi keputusan investor dalam mengatur alokasi aset.
Selain itu, ekspektasi suku bunga Federal Reserve, imbal hasil US Treasury, dan kekuatan dolar AS berpotensi memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Riset internal Bittime juga menyoroti inflasi AS sebesar 3,7% secara tahunan pada September 2026 serta kenaikan harga minyak Brent yang mencapai sekitar US$111 per barel pada 20 Oktober sebagai perkembangan yang perlu dipantau dalam konteks risiko inflasi dan kebijakan moneter.
Meski demikian, faktor-faktor tersebut tidak dapat dianggap sebagai penyebab tunggal pelemahan Bitcoin. Harga juga dipengaruhi likuiditas, aktivitas perdagangan spot dan derivatif, serta perubahan posisi investor.
“Ekspektasi suku bunga, perkembangan inflasi, dan kondisi pasar keuangan global dapat memengaruhi selera risiko investor. Namun, respons Bitcoin terhadap faktor-faktor tersebut tidak selalu sama. Karena itu, analisis sebaiknya mempertimbangkan berbagai indikator dan tidak hanya bertumpu pada satu perkembangan,” jelas Ryan.
Arus Dana ETF Bitcoin Tetap Perlu Dicermati
Arus dana spot Bitcoin exchange-traded fund (ETF) di Amerika Serikat merupakan salah satu indikator untuk mengamati minat investor institusional. Berdasarkan laporan Cointelegraph, ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sekitar US$ 526,7 juta pada 19 Oktober 2026. Angka tersebut kemudian melambat menjadi sekitar US$ 23,2 juta pada 20 Oktober 2026.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa arus dana ETF dapat berfluktuasi dari hari ke hari. Arus masuk berpotensi mendukung permintaan Bitcoin, tetapi tidak selalu langsung tercermin pada harga karena pengaruh likuiditas dan aktivitas perdagangan di pasar yang lebih luas.
Oleh karena itu, data ETF dari beberapa hari sebelumnya perlu dibaca bersama perkembangan harga terbaru. Arus dana ETF dapat membantu memberikan konteks mengenai partisipasi investor institusional, tetapi tidak dapat digunakan sebagai indikator tunggal untuk memastikan arah pasar.
- Penulis: Vritimes
