Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dugaan Penyimpangan di Proyek Gedung Satpol PP DKI: Anggaran Sia-Sia Hingga Gagal Tepat Waktu

Dugaan Penyimpangan di Proyek Gedung Satpol PP DKI: Anggaran Sia-Sia Hingga Gagal Tepat Waktu

  • account_circle Ochin
  • calendar_month Sel, 17 Des 2024

CDN.id, JAKARTA- Proyek pembangunan Gedung Kantor Satpol PP DKI Jakarta yang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Permukiman (CKTRP) kembali menjadi sorotan publik. Tidak hanya karena ketidaksesuaian dengan ketentuan yang ada, tetapi juga karena adanya dugaan pelanggaran yang bisa berpotensi merugikan negara. Sebuah proyek senilai Rp30,2 miliar ini, yang dilaksanakan oleh PT DJ, nampaknya mengalami berbagai masalah serius yang menuntut perhatian lebih dari semua pihak terkait.

Terlalu Banyak Adendum: Sebuah Indikasi Perencanaan yang Buruk?

Menurut akademisi dan pengamat kebijakan publik, Awy Eziary, S.H., S.E., M.M., yang mengutip temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK 2023, proyek ini mengalami sejumlah ketidaksesuaian dengan regulasi yang berlaku. Awy menegaskan bahwa adendum kontrak yang mencapai empat kali ini menunjukkan ketidakmampuan perencanaan yang matang sejak awal. Proyek yang seharusnya selesai lebih cepat, malah terhambat dan terus mengalami perpanjangan waktu.

“Justifikasi teknis yang digunakan untuk memperpanjang waktu pelaksanaan justru lebih mengarah pada pemenuhan kebutuhan administratif, bukan pada substansi yang seharusnya. Hal ini jelas menunjukkan perencanaan yang tidak cermat, dan lebih mengedepankan rutinitas daripada kebutuhan mendasar proyek,” ujar Awy kepada wartawan, Selasa (17/12/2024).

Proyek ini, yang dimulai pada 18 April 2023, semula direncanakan selesai lebih cepat. Namun, akibat perpanjangan waktu hingga 18 Mei 2024, progres pekerjaan pada 31 Desember 2023 baru mencapai 67,4%. Ironisnya, meskipun progres masih jauh dari harapan, pembayaran yang sudah dilakukan mencapai Rp18,8 miliar atau sekitar 62,3% dari nilai kontrak. Sebuah ketimpangan yang sangat memprihatinkan.

Melanggar Aturan: Ketidakpatuhan terhadap Regulasi yang Membahayakan Negara

Lebih jauh, Awy Eziary mengkritik bahwa pemberian kesempatan penyelesaian untuk ketiga kalinya jelas melanggar ketentuan dalam Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 dan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK). Peraturan tersebut mengatur bahwa jika pada kesempatan kedua kontraktor gagal menyelesaikan pekerjaan, maka langkah pemutusan kontrak seharusnya diambil. Namun, bukannya diambil langkah tegas, proyek ini justru diperpanjang lagi.

“Ketidakpatuhan terhadap regulasi ini membuka celah bagi potensi kerugian negara yang lebih besar. Harus ada tindakan lebih tegas untuk menegakkan aturan dan menghindari pemborosan anggaran negara,” tambah Awy dengan tegas.

Sanksi Keterlambatan Tidak Dikenakan: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Laporan BPK Perwakilan DKI Jakarta juga menyoroti temuan penting lainnya. Dalam adendum kontrak tersebut, tidak tercantumkan sanksi denda keterlambatan atau perpanjangan masa berlaku jaminan pelaksanaan. Akibatnya, denda keterlambatan yang seharusnya dikenakan kepada penyedia sebesar Rp1,4 miliar tidak dilakukan. Selain itu, jaminan pelaksanaan yang nilainya mencapai Rp1,9 miliar juga belum diterima oleh pihak berwenang. Ini jelas menunjukkan adanya kelalaian serius dalam pengelolaan proyek.

“Kelalaian seperti ini menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran dan ketidakseriusan pihak terkait dalam menuntut tanggung jawab dari kontraktor. Pemerintah harus memastikan kontraktor bertanggung jawab atas keterlambatan yang terjadi dan mencegah kerugian negara,” ujar Awy.

  • Penulis: Ochin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Bagikan 1,8 Juta Paket Kurban

    PKS Bagikan 1,8 Juta Paket Kurban

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.Id, BANGKA TENGAH- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali membagikan 1,8 jt paket kurban ke masyarakat Indonesia. Program ini adalah program setiap tahun yang diadakan oleh PKS setiap hari raya Idul Adha. Firmansyah selaku ketua PKS Dewan Pimpinan Daerah Bangka Tengah (DPD Bateng) mengatakan, program ini memang setiap tahun dilaksanakan oleh seluruh DPD, DPW dan DPP […]

  • PT Timah Tbk Fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan, Ribuan Nelayan Peroleh Perlindungan JKK dan JKM

    PT Timah Tbk Fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan, Ribuan Nelayan Peroleh Perlindungan JKK dan JKM

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PANGKALPINANG- Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir, PT Timah Tbk terus berperan aktif memberikan perlindungan sosial bagi nelayan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini dihadirkan untuk memberikan jaminan perlindungan bagi nelayan yang memiliki risiko kerja tinggi dalam menjalankan aktivitas melaut. PT Timah Tbk secara konsisten memfasilitasi ribuan nelayan untuk mendapatkan perlindungan […]

  • Sukses Laksanakan Program PPM, PT TIMAH Diganjar Penghargaan Tamasya Award 2024

    Sukses Laksanakan Program PPM, PT TIMAH Diganjar Penghargaan Tamasya Award 2024

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA— PT Timah Tbk berhasil meraih penghargaan Kinerja Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Mineral dan Batubara (Tamasya Award) Tahun 2024, kategori Implementasi Bidang Tingkat Pendapatan Riil atau Pekerjaan dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

  • Minta Dukungan Pembangunan Perkebunan Plasma Bagi Masyarakat, Beliadi Kunjungi  BKPM

    Minta Dukungan Pembangunan Perkebunan Plasma Bagi Masyarakat, Beliadi Kunjungi  BKPM

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA -Perkebunan kelapa sawit (PKS)  baik Perkebunan Kelapa Sawit oleh Perusahaan dan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat merupakan salah satu penggerak roda perekonomian termasuk bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Guna membantu ekonomi masyarakat melalui PKS, DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membentuk Tim Pansus guna melakukan Stabilitas Harga Tandan Buah Segar Sawit dan Syarat Perizinan Perkebunan […]

  • Perluas Wawasan Kebangsaan di SMPN 267 Jakarta PWI Pokja Jaksel Gelar Penyuluhan Jauhi Narkoba

    Perluas Wawasan Kebangsaan di SMPN 267 Jakarta PWI Pokja Jaksel Gelar Penyuluhan Jauhi Narkoba

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, JAKARTA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) bersama Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 267, Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan perluasan pengetahuan wawasan kebangsaan di SMPN 267, Jakarta di kawasan Jalan Mairin Swadarma Raya, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis, (16/10/2025). Kegiatan yang dimulai dengan menyanyikan lagu […]

  • Karang Taruna Bina Muda Parittiga Ajak Pedagang Durian Jalanan Ikut Kontes

    Karang Taruna Bina Muda Parittiga Ajak Pedagang Durian Jalanan Ikut Kontes

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2024
    • account_circle Ochin
    • 0Komentar

    CDN.id, PARITTIGA – Pemerintah Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat, menggelar kegiatan Parittiga Expo selama tiga hari, mulai dari tanggal 12-14 Januari 2024, di Eks Garasi Parittiga, dalam rangka Hari Jadi ke 3 tahun kecamatan tersebut. Terkait hal ini, Ketua Karang Taruna Bina Muda Parittiga Arief Rakhman Hakim, mengajak para pedagang Durian jalanan, meramaikan acara Kontes […]

expand_less