PBHI Kritik Perluasan Peran TNI di Ruang Sipil
- account_circle Ochin
- calendar_month 59 menit yang lalu

CDN.id, JAKARTA — Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Kahar Muamalsyah mengkritik semakin luasnya keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam urusan sipil yang dinilai berpotensi mengancam demokrasi dan supremasi sipil.
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, PBHI menilai pengawasan terhadap warga sipil yang menyampaikan kritik di ruang publik hingga pelibatan satuan tempur dalam penanganan kriminalitas jalanan merupakan bentuk militerisasi ruang sipil yang bertentangan dengan semangat reformasi.
PBHI menyoroti dugaan pengawasan terhadap sejumlah warga sipil, termasuk aktivis Islah Bahrawi, yang dianggap sebagai bentuk intimidasi terhadap kebebasan berpendapat. Organisasi tersebut menegaskan kritik merupakan hak konstitusional warga negara dan tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman keamanan.
“Ketika aparat militer mulai memantau, mendata, atau mendekati warga sipil karena pandangan politik dan kritiknya, maka negara sedang bergerak menuju praktik intimidasi yang identik dengan rezim otoritarian,” demikian pernyataan Kahar Muamalsyah.
- Penulis: Ochin
