‘Ngopi Bekisah’ di Sungailiat Soroti Peran Anak Muda Jaga Kelestarian Bangka Belitung
- account_circle Ochin
- calendar_month Ming, 28 Des 2025

CDN.id, SUNGAILIAT – Sejumlah pegiat literasi, aktivis lingkungan, akademisi, dan pemuda menggelar diskusi lingkungan bertajuk NGOPI BEKISAH di Kantin Pahlawan, Institut Pahlawan 12 Sungailiat, Bangka, Sabtu (27/12/2025).
Diskusi ini menyoroti peran strategis generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan Bangka Belitung di tengah berbagai ancaman ekologis.
Mengusung tema “Ketika Alam Berbicara, Suara Anak Muda Menjadi Harapan Gerakan Literasi untuk Lingkungan Berkelanjutan di Masa Depan”, kegiatan ini dihadiri peserta dari beragam latar belakang, mulai dari mahasiswa, komunitas kepemudaan(KNPI,HMI), pegiat lingkungan, Duta Papelingasih hingga jurnalis.
Diskusi diawali dengan pengantar teoritis mengenai sosiologi lingkungan yang disampaikan oleh Dr. Fitri Ramdhani Harahap, M.Si, Dosen Sosiologi UBB
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Materi kemudian dilanjutkan dengan paparan tokoh kepemudaan Bangka Belitung yang menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan yang disampaikan Dr.Zamzani,S.Sos.M.A, Ketua DPD KNPI Bangka Belitung serta pemaparan kondisi lingkungan terkini di Bangka Belitung oleh Yoga Pratama, perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).
Berbagai isu lingkungan strategis dibahas dalam forum ini, antara lain bencana ekologis di Sumatra, maraknya pertambangan ilegal, pertambangan legal yang tidak direklamasi, hutan tanaman industri yang berdampak pada hak masyarakat, hingga ancaman kepunahan flora dan fauna khas Pulau Bangka.
Salah satu peserta diskusi, Lakenu, menyampaikan bahwa forum seperti ini memberikan ruang refleksi sekaligus pertukaran pengalaman lintas komunitas.
Ia menilai diskusi berlangsung hangat dan membuka wawasan baru terkait kondisi lingkungan Bangka Belitung saat ini.
“Peserta yang hadir punya latar belakang dan pengalaman yang beragam. Diskusinya hidup dan saling menguatkan,” ujarnya.
Para peserta sepakat bahwa kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain itu, literasi lingkungan dinilai penting untuk memperkuat kesadaran publik, khususnya di kalangan generasi muda.
Diskusi NGOPI BEKISAH ditutup dengan komitmen bersama untuk menggelar forum serupa secara rutin sebagai ruang dialog dan konsolidasi gerakan lingkungan di Bangka Belitung.
Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong lahirnya aksi nyata demi menjaga kelestarian alam di tingkat lokal maupun regional.(49N)
- Penulis: Ochin
