Wali Murid Keluhkan Beban Administrasi dan Study Tour di SMA Al-Huda
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 27 Apr 2026

CDN.id, JAKARTA — Kebijakan administrasi dan sejumlah pungutan kegiatan sekolah di SMA Al-Huda di Jalan Utama Raya No.2, Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, menuai keluhan dari sejumlah orang tua siswa. Mereka mempertanyakan transparansi, mekanisme sosialisasi, hingga urgensi sejumlah biaya yang dinilai cukup memberatkan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Berdasarkan surat edaran pemberlakuan administrasi iuran dan kegiatan sekolah Tahun Pelajaran 2025/2026 yang diterima wali murid, terdapat beberapa komponen biaya yang dibebankan kepada siswa. Di antaranya biaya sampul rapor kelas fase E sebesar Rp80 ribu, asesmen tengah semester genap 2026 fase E dan F1 sebesar Rp200 ribu, angsuran kegiatan akhir tahun fase F2 sebesar Rp2,5 juta, serta biaya foto kelas fase E dan F2 sebesar Rp55 ribu.
Siti, salah satu wali murid, mengungkapkan surat edaran tersebut diterima pada Februari lalu tanpa adanya penjelasan rinci maupun forum sosialisasi yang menurutnya melibatkan seluruh orang tua siswa.
“Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, muncul berbagai biaya tambahan yang cukup besar. Kami berharap ada penjelasan yang lebih rinci dan terbuka, supaya orang tua memahami dasar dan peruntukannya,” ujar Siti kepada wartawan.
Menurut dia, keterbukaan informasi menjadi hal penting agar tidak menimbulkan kebingungan maupun beban psikologis bagi wali murid.
Keluhan serupa juga disampaikan Astuti, orang tua siswa kelas XI. Selain biaya administrasi yang tercantum dalam surat edaran, ia mengaku mendapat informasi terkait agenda kunjungan ke sejumlah universitas di Yogyakarta dan Semarang selama empat hari pada Juni 2026, dengan biaya sebesar Rp1,85 juta yang disebut dapat dibayar secara bertahap.
- Penulis: Ochin
