Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional
- account_circle Vritimes
- calendar_month Rab, 19 Agu 2026

Pada metode produksi tradisional, satu kampanye dapat membutuhkan fotografer, videografer, talent, lokasi, peralatan produksi, desainer, serta editor. Ketika brand membutuhkan puluhan hingga ratusan variasi materi, biaya produksi dapat meningkat dengan cepat.
Dengan otomatisasi berbasis AI, Tigo AI menyebut biaya produksi konten tertentu berpotensi lebih hemat hingga lebih dari 80% dibanding pendekatan media tradisional, bergantung pada kompleksitas kampanye, jenis konten, dan kebutuhan produksi.
Efisiensi tersebut menjadi semakin relevan di era pemasaran digital, ketika brand dituntut menghasilkan konten dalam jumlah lebih banyak dan memperbaruinya mengikuti perubahan tren serta respons konsumen.
Membantu Brand Menguji Lebih Banyak Kreatif
Kecepatan produksi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk menjalankan lebih banyak eksperimen pemasaran.
Daripada bergantung pada satu materi iklan untuk periode panjang, brand dapat menghasilkan beberapa versi visual, headline, video, maupun pendekatan komunikasi untuk melihat konten mana yang memperoleh respons terbaik.
Data performa kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki materi berikutnya, menciptakan siklus pemasaran yang lebih cepat antara produksi, distribusi, pengukuran, dan optimasi.
Menuju Model Produksi Iklan Generasi Baru
Tigo AI melihat kecerdasan buatan bukan sekadar alat untuk membuat gambar atau video, tetapi sebagai bagian dari infrastruktur baru industri pemasaran.
Melalui AI Creative Engine, perusahaan menargetkan proses produksi iklan yang semakin cepat, fleksibel, terukur, dan terjangkau, sehingga teknologi kreatif tingkat lanjut tidak hanya dapat digunakan perusahaan besar, tetapi juga UMKM dan brand yang sedang berkembang.
- Penulis: Vritimes
