Soal Hilirisasi, Pj Gubernur : “Sebaiknya dilakukan Secara Bertahap”
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 27 Sep 2022

“Ya sebetulnya seperti yang saya ungkapkan bahwa kita membentuk tim dan terus melakukan kajian research soal rencana kebijakan ini. Termasuk soal reaksi dari para buyer kita di luar negeri. Jadi memang harus matang. Begitu juga soal kesiapan industri timah di Babel. Kita perhitungkan setidaknya butuh waktu 2 tahunan untuk membangun industri hilirnya. Tapi sekali lagi finalnya nanti ada di Presiden. Presiden kan juga membutuhkan pertimbangan pertimbangan,” tambah Ridwan
Sebelumnya pemberitaan mengenai hilirisasi ini mulai bergulir pada pertengahan 2022. Sebagai dampak dari kebijakan tersebut jika dilaksanakan, maka pemerintah akan menyetop ekspor balok timah atau ingot sebagai komoditas ekspor. Presiden Jokowi sendiri memang sudah menggelindingkan wacana untuk hilirisasi berbagai komoditas tambang sejak 2021 lalu.
Di tingkat daerah seperti di Babel, rencana tersebut langsung memantik reaksi di berbagai lini termasuk grassroot. Dalam petisi yang disampaikan kepada PJ Gubernur Babel dan Forkopimda pada RDP Senin (26/09/22) pagi di Kantor Gubernur, salah satu isu yang disebutkan dalam tuntutan adalah mengenai rencana penghentian ekspor balok Timah. (red)
- Penulis: Ochin
