Sejarah Singkat HPN dan Para Tokoh Pers Nasional
- account_circle Ochin
- calendar_month Jum, 9 Feb 2024

Dalam sejarah, Medan Prijaji dan berbagai tulisan Tirto dianggap sebagai salah satu landasan pers modern Indonesia dan bahan bakar api semangat kemerdekaan Indonesia.
2. Tan Malaka (1897–1949)
Tan Malaka adalah sosok lainnya dalam sejarah pers Indonesia Sebagai seorang jurnalis yang sempat menjadi guru, Tan Malaka aktif menunjukkan kesenjangan antara kaum kapitalis dan pekerja, seperti mengekspos penderitaan para kuli perkebunan teh lewat tulisan kepada Sumatera Post.
3. Mohammad Hatta (1902–1980)
Sebagai sosok proklamator Indonesia, Mohammad Hatta juga memiliki sejarah jurnalistik. Pada awal 1930an, saat masih mengejar pendidikan di Belanda, Hatta menuliskan berbagai artikel. Tulisan Hatta saat itu sangat terkenal dengan analisis kritisnya mengenai pertarungan kekuasaan dan edukasi rakyat Indonesia tidak memihak baik pada Barat atau pada Jepang.
4. Herawati Diah (1917–2016)
Google Doodle juga sempat menghadirkan sosok wartawan senior sekaligus tokoh pers Indonesia Herawati Diah. Dirinya mengawali karir jurnalistiknya saat masih bersekolah di Amerika Serikat (AS). Sambil menyelesaikan studi, Herawati mengirimkan tulisannya ke Doenia Kita, majalah yang didirikan ibunya.
Pulang ke Indonesia pada 1942, Herawati bekerja sebagai wartawan lepas di United Press International (UPI) dan menjadi penyiar radio hosokyoku ().
Bersama sang suami, Diah mendirikan harian Merdeka dan The Indonesian Observer, pelopor surat kabar berbahasa Inggris pertama di Indonesia.
Bahkan, sosoknya juga telah memperjuangkan hak-hak perempuan Indonesia, di mana Herawati ikut dalam mendirikan Komnas Perempuan.
5. Jakob Oetama (1931-2020)
Jakob Oetama merupakan seorang jurnalis senior Indonesia yang dikenal sebagai pendiri sekaligus pemilik beberapa kelompok usaha Kompas Gramedia Grup. Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang pada 27 September 1931.
(Dikutip dari berbagai sumber)
- Penulis: Ochin
