Saksi AMIN Ungkap Polda Jawa Tengah Sempat Kumpulkan Ratusan Kades Jelang Pilpres 2024
- account_circle Ochin
- calendar_month Sel, 2 Apr 2024

“Dilaksanakan dengan tema tajuk rapat koordinasi kepala desa kabupaten Temanggung untuk pemenangan Prabowo-Gibran tahun 2024, menjemput indonesia maju. Itu dilaksanakan di sebuah warung makan,” terangnya.
Kejadian itu, ujarnya sempat dilaporkan oleh THN AMIN Temanggung ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Laporan dibuat 3 Februari 2024 dengan Nomor laporan 001/LP/PP/Kab/14.33/II/2024.
Kendati dilaporkan ke Bawaslu, laporan dinyatakan tidak terdaftar dengan alasan berkas laporan tidak lengkap hingga tenggat waktu perbaikan berakhir.
“Pada jawaban dari Bawaslu tidak teregistrasi karena tidak melengkapi berkas laporan hingga batas waktu perbaikan laporan dan jawaban Bawaslu itu terjadi tertanggal 16 Februari 2024,” ujar Anies.
Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (THN AMIN) menghadirkan saksi atas nama Andry Hermawan sekaligus Ketua THN AMIN Jawa Timur (Jatim) dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk Pilpres 2024.
Andry memaparkan, pola kecurangan Pilpres 2024 yang terjadi di Jawa Timur beragam bentuknya. Namun, kata dia yang paling dominan ialah mobilisasi kepala desa untuk mendukung Prabowo-Gibran.
“Rata-rata di Jawa Timur terkait masalah adanya keterlibatan kepala desa yang dimobilisasi untuk mendukung paslon 02,” kata Andry dalam sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Senin (1/4/2024).
Menurut Andry, temuan itu berdasarkan aduan yang diterima THN AMIN Jatim melalui layanan call center yang dibuka sebelum pencoblosan, 14 Februari 2024. Andry menyebut, sejumlah kepada desa bahkan menerima ancaman.
“Dan juga adanya kepala desa yang mendapat ancaman jika tidak deklarasi untuk mendukung capres 02,” ujar dia.
- Penulis: Ochin
