Ia mengatakan, kegiatan usaha PT Timah sebagai perusahaan pertambangan tentu berdampak langsung terhadap lingkungan. Namun, jika hal ini dilakukan secara terkendali dan sesuai peraturan, maka dampak penambangan akan bisa diminimalisir.
“Melalui PPS Alobi Air Jangkang ini merupakan upaya PT Timah dalam melestarikan satwa liar di Babel. Setelah direhabilitasi, satwa-satwa tersebut akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Upaya PT Timah ini patut ditiru oleh tambang lain karena merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian satwa liar. ,” kata Endi.
Satwa liar berperan penting dalam menjaga ekosistem, apalagi saat ini dunia sedang menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Satwa liar mempunyai peranan penting terhadap alam sehingga harus kita lestarikan untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati di Indonesia,” pungkasnya.
Menurutnya, Yayasan Alobi juga kerap mengedukasi masyarakat untuk menjaga kelestarian satwa liar dengan tidak melakukan perburuan dan tidak merusak ekosistem satwa. (***)