PLTN Mulai Dibahas Serius, Thorcon Tunjukkan Keseriusan Investasi
- account_circle Ochin
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026

Pengalaman internasional menunjukkan pembangunan PLTN menghadapi tantangan biaya awal yang besar, waktu konstruksi panjang, serta risiko keterlambatan yang tinggi.
Faktor-faktor ini membuat proyek PLTN sulit dibiayai sepenuhnya oleh mekanisme pasar tanpa kepastian kebijakan.
Thorcon Nyatakan Kesiapan Investasi di Bangka Belitung
Di tengah proses kebijakan yang masih berjalan, sektor swasta mulai menunjukkan minat. PT Thorcon Power Indonesia, afiliasi dari Thorcon International, menyatakan kesiapan untuk berinvestasi dalam pembangunan PLTN berbasis teknologi reaktor modular di Kepulauan Bangka Belitung.
Nilai investasi yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar Rp 17 triliun.
Thorcon menawarkan skema independent power producer (IPP), di mana pengembang bertindak sebagai investor dan operator pembangkit. Dalam skema ini, negara tidak membiayai pembangunan secara langsung.
Peran pemerintah lebih pada penyediaan kerangka regulasi, pengawasan keselamatan, serta mekanisme jual beli listrik jangka panjang.
Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap awal perizinan sesuai dengan ketentuan ketenaganukliran nasional.
Proses yang dijalani mencakup evaluasi tapak dan sistem manajemen tapak oleh regulator, sebelum dapat melangkah ke tahap perizinan berikutnya.
- Penulis: Ochin
